Corona Covid-19 Lebih Banyak Diderita Lansia, Bagaimana dengan Anak-Anak?

Vania Rossa | Frieda Isyana Putri | Suara.com

Kamis, 05 Maret 2020 | 15:07 WIB
Corona Covid-19 Lebih Banyak Diderita Lansia, Bagaimana dengan Anak-Anak?
Ilustrasi memakai masker. (Shutterstock)

Suara.com - Angka kasus kematian akibat virus corona Covid-19 telah mencapai 3.285 jiwa. Kebanyakan kematian terjadi pada lansia dan juga ditemukan telah mengidap beberapa penyakit penyerta sebelumnya.

Anak-anak juga tak luput dari penularan virus yang berasal dari Wuhan, China, ini. Meski begitu, angka kasusnya relatif lebih sedikit dan lebih ringan. Bahkan beberapa di antaranya juga mengalami kesembuhan.

Dipaparkan oleh dr. Darmawan Budi Setyanto, SpA(K), dokter spesialis anak dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), ada dua kutub ekstrim yang paling banyak terkena masalah dalam suatu kasus penyakit, yakni anak-anak, di mana semakin muda akan semakin rentan, dan yang kedua adalah golongan orang tua.

Lebih lanjut, penyakit respiratori atau pernapasan pada anak-anak juga biasanya lebih berat, dan biasanya untuk virus-virus yang menyerang saluran napas ini disebarkan lebih banyak daripada orang dewasa.

"Jadi kalau anak kecil terkena selesma (common cold), infeksi oleh virus saluran napas itu biasanya justru lebih menular dibanding orang dewasa," katanya pada Konferensi Persi di Sekretariat PB IDI, Kamis (5/3/2020).

Akan tetapi, lanjutnya, melihat kajian sementara terhadap kasus di China, menunjukkan bahwa kasus penularan pada anak-anak di bawah usia 10 tahun sangat kecil. Jauh lebih kecil dibanding populasi secara umum, dan juga sangat kecil yang mengalami gangguan napas yang berat.

Rata-rata anak-anak yang tertular virus corona ini hanya terkena di bagian salurannya saja atau yang disebut selesma. Dr. Darmawan menyebutkan infeksi tersebut tidak berbahaya, yang berbahaya adalah apabila virus atau infeksi tersebut mencapai paru dan menyebabkan radang paru yang disebut sebagai pneumonia.

"Nah, pada anak anak, untuk Covid-19 ini, kebanyakan hanya terkena di salurannya saja berupa selesma, sehingga informasi ini diharapkan bisa memberikan ketenangan pada orang tua di Indonesia," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suspect Corona, Satu WNA Masuk RSUP Dr Sardjito

Suspect Corona, Satu WNA Masuk RSUP Dr Sardjito

Jogja | Kamis, 05 Maret 2020 | 14:59 WIB

Traveler dari Italia, Turki, dan Korea Selatan Dilarang Masuk Indonesia

Traveler dari Italia, Turki, dan Korea Selatan Dilarang Masuk Indonesia

News | Kamis, 05 Maret 2020 | 14:47 WIB

Cegah Penyebaran Virus Corona, Oppo Minta Pengguna Rutin Bersihkan Ponsel

Cegah Penyebaran Virus Corona, Oppo Minta Pengguna Rutin Bersihkan Ponsel

Tekno | Kamis, 05 Maret 2020 | 14:46 WIB

Terkini

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB