Cegah Penularan Corona Covid-19, Dokter Sarankan Sering Bersihkan Ponsel

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 06 Maret 2020 | 14:48 WIB
Cegah Penularan Corona Covid-19, Dokter Sarankan Sering Bersihkan Ponsel
Sejumlah orang sedang menggunakan telepon seluler pintar. [Shutterstock]

Suara.com - Sejauh ini orang sehat disarankan selalu mencuci tangan untuk mencegah penularan virus corona Covid-19. Kali ini, dokter menyarankan masyarakat untuk membersihkan ponsel sesering mencuci tangan.

Seorang dokter melalui acara Good Morning America mengatakan bahwa ponsel atau gadget bisa membawa ribuan kuman penyebab penyakit. Jadi, perangkat ini bisa mengotori tangan kita lagi meskipun sudah cuci tangan menggunakan sabun dan disinfektan.

"Seberapa sering Anda mencuci tangan mungkin akan sia-sia jika Anda memegang ponsel yang kotor lagi. Karena itu, pertimbangkan untuk membersihkan ponsel Anda juga," kata seorang ahli medis, dikutip dari Daily Mail.

Para ahli medis mengatakan tisu basah beralkohol cukup efektif untuk membersihkan dan membunuh kuman pada ponsel. Karena, tisu basah ini mengandung bahan aktif yang membunuh lebih dari 99 persen bakteri.

Sementara itu, Kepala Koresponden Medis ABC News, Dr Jennifer Ashton juga menyarankan publik untuk membersihkan keyboard dan peralatan komputer atau laptop secara rutin.

ilustrasi anak main gadget. (Shutterstock)
ilustrasi anak main gadget. (Shutterstock)

Ia juga menyarankan orang-orang untuk menggunakan jenis tisu basah beralkohol untuk membersihkannya. Bahkan, ia juga menyarankan semua orang untuk selalu membersihkan perangkat kerjanya meskipun sedang tidak digunakan oleh banyak orang.

Para ahli medis memeringatkan semua orang membersihkan ponsel hingga laptop demi mencegah penularan virus corona Covid-19 melalui perangkat kerja. Karena, virus corona jenis baru ini disebut bisa bertahan hidup di permukaan benda mati selama 2 minggu.

Meskipun hal tersebut belum tebukti kuat, Dr Ashton menilai saran ini sangat berguna bagi publik agar waspada terhadap penularan virus lebih awal.

Dalam acara lain, pakar medis menyatakan bahwa epidemi virus corona Covid-19 bisa berkembang lebih cepat akibat penyakit tertentu hingga menyebabkan kematian.

baca juga

Saat ini jumlah orang meninggal akibat virus corona Covid-19 pun sudah mencapai lebih dari 3.000 orang. Tetapi, Dr Ashton mengatakan bahwa semua orang tak perlu panik mengenai angka korban positif terinfeksi dan meninggal akibat Covid-19.

"Ini adalah situasi yang dinamis dan berkembang," katanya.

Saat ini para peneliti pun masih berusaha mencari tahu jumlah orang yang jatuh sakit, karena beberapa orang mungkin tidak menunjukkan gejala corona Covid-19.

Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dalam Kondisi Darurat, Hotline Kemenkes Kini Bisa Panggil Ambulans

Dalam Kondisi Darurat, Hotline Kemenkes Kini Bisa Panggil Ambulans

Health | Jum'at, 06 Maret 2020 | 13:36 WIB

Kenapa Anak-Anak Jarang Terinfeksi Virus Corona? Ini Kata Dokter Paru RSCM

Kenapa Anak-Anak Jarang Terinfeksi Virus Corona? Ini Kata Dokter Paru RSCM

Health | Jum'at, 06 Maret 2020 | 13:26 WIB

Herbal Antivirus, Sejauh Mana Kemampuannya Mencegah Corona Covid-19?

Herbal Antivirus, Sejauh Mana Kemampuannya Mencegah Corona Covid-19?

Health | Jum'at, 06 Maret 2020 | 13:13 WIB

Benarkah Virus Corona Covid-19 Menular Lewat Urine? ini Faktanya!

Benarkah Virus Corona Covid-19 Menular Lewat Urine? ini Faktanya!

Health | Jum'at, 06 Maret 2020 | 13:32 WIB

Terkini

Ciri-ciri Flek Hitam akibat Okronosis dan Apakah Bisa Disembuhkan?

Ciri-ciri Flek Hitam akibat Okronosis dan Apakah Bisa Disembuhkan?

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:20 WIB

Mengenal Karakter Golongan Darah O: Benarkah Paling Pede dan Mudah Bergaul?

Mengenal Karakter Golongan Darah O: Benarkah Paling Pede dan Mudah Bergaul?

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:19 WIB

Transaksi Saham Makin Ramai, Tapi IHSG Malah Ambruk Pekan Ini

Transaksi Saham Makin Ramai, Tapi IHSG Malah Ambruk Pekan Ini

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:15 WIB

The Lost Horizon

The Lost Horizon

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:15 WIB

Perlindungan Gig Worker Jangan Sampai Matikan Fleksibilitas

Perlindungan Gig Worker Jangan Sampai Matikan Fleksibilitas

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:09 WIB

Self Reward dan Budaya Boros yang Diam-diam Dinormalisasi Gen Z

Self Reward dan Budaya Boros yang Diam-diam Dinormalisasi Gen Z

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:50 WIB

Kualitas Udara Sekitar TPA Jatibarang Tak Memenuhi Syarat, SO Tembus 258,26 g/m

Kualitas Udara Sekitar TPA Jatibarang Tak Memenuhi Syarat, SO Tembus 258,26 g/m

Jawa Tengah | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:31 WIB

DPO Kasus Pemalsuan Sertifikat Pamar Lubis Ditangkap Buser Polda Metro Jaya

DPO Kasus Pemalsuan Sertifikat Pamar Lubis Ditangkap Buser Polda Metro Jaya

Kalbar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:19 WIB

13 Kode Redeem FF Hari Ini 3 Oktober 2026: Klaim Skin SG2 dan Hadiah Naruto Sekarang!

13 Kode Redeem FF Hari Ini 3 Oktober 2026: Klaim Skin SG2 dan Hadiah Naruto Sekarang!

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Ngaku Bawa MBG, Dua Pikap di Tulang Bawang Ternyata Selundupkan Rokok Ilegal Senilai Rp1,2 Miliar

Ngaku Bawa MBG, Dua Pikap di Tulang Bawang Ternyata Selundupkan Rokok Ilegal Senilai Rp1,2 Miliar

Lampung | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:10 WIB

×