2 Ojol Suspect Corona Covid-19 Kabur, Kemenkes: Kan Ada Dinas Kesehatan

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 06 Maret 2020 | 20:52 WIB
2 Ojol Suspect Corona Covid-19 Kabur, Kemenkes: Kan Ada Dinas Kesehatan
Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona Achmad Yurianto memberikan keterangan pers di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/3). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak]

Suara.com - 2 Ojol Suspect Corona Covid-19 Kabur, Kemenkes: Kan Ada Dinas Kesehatan

Dua Suspect virus Corona Covid-19 disebut menolak dikarantina dengan alasan mencari nafkah. Diketahui dua Suspect tersebut berprofesi sebagai ojek online.

Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19, Achmad Yurianto ikut buka suara terkait kabar dua pengemudi ojek online yang dinyatakan Suspect corona. Yuri menyebut jika itu tugas dinas kesehatan setempat.

"Tim kesehatan, kan masak semua harus kementerian. Kan kita punya dinas kesehatan segala macam," ujar Yuri di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Jumat (6/3/2020).

Selain tidak semuanya harus ditarik ke pusat, Sekretaris Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Sesditjen P2P) Kemenkes itu juga menyebut dinas kesehatan terkait diatur oleh pemerintah daerah karena adanya sistem otonomi daerah. Karena status ojol itu masih Suspect atau dicurigai maka jangan terlalu ditakutkan.

"Kalau masih Suspect kan. Kalau Suspect apa yang ditakutkan. Suspect itu dalam rangka ditunggu sampai dipastikan positif," ungkapnya.

Sebelumnya dikabarkan ada 2 ojek online yang diduga tertular viris corona karena membonceng warga negara Singapura yang terinfeksi Covid-19. Bahkan kedua pengemudi ojek online diduga menghindari petugas Dunas Kesehatan Provunsi Kepri, setelah tahu akan dikarantina.

Dua pengemudi ojek online ini hingga kini belum dikarantina. Ada satu orang yang sempat kabur dari lokasi karantina di Batam, dan satu orang lainnya menolak dikarantina. Petugas hingga kini tidak tahu keberadaan keduanya.

WHO resmi memberikan nama covid-19 untuk virus Corona baru dari Wuhan. (Shutterstock)
WHO resmi memberikan nama covid-19 untuk virus Corona baru dari Wuhan. (Shutterstock)

Pengemudi ojek online merupakan dua dari 15 orang yang teridentifikasi sudah melakukan kontak dekat atau close contact dengan 3 warga Singapura yang telah dinyatakan positif Covid-19 setelah pulang dari Batam.

baca juga

Seharusnya, kedua pengemudi ojol ini dikarantina bersama 9 orang di kompleks asrama haji Batam sejak 2 hingga 8 Maret. Ada juga empat warga yang lain dikarantina di rumah mereka dengan kasus yang sama, yakni melakukan kontak dekat dengan pasien terinfeksi corona.

Dinkes juga meminta bantuan kepolisian untuk membantu mencari kedua pria itu sehingga mereka dapat melanjutkan proses karantina. Namun hingga kini belum ditemukan.

Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Pasien Baru Positif Corona Masih Demam, Tapi Tak Sesak Napas

Dua Pasien Baru Positif Corona Masih Demam, Tapi Tak Sesak Napas

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 19:27 WIB

Kemenkes Minta Dinkes Batam Kawal Driver Ojol yang Menolak Dikarantina

Kemenkes Minta Dinkes Batam Kawal Driver Ojol yang Menolak Dikarantina

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 18:14 WIB

Kebanyakan Cuci Tangan Jadi Bikin Kulit Kering, Jangan Lupa Pakai Losion!

Kebanyakan Cuci Tangan Jadi Bikin Kulit Kering, Jangan Lupa Pakai Losion!

Health | Jum'at, 06 Maret 2020 | 18:05 WIB

Terkini

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

×