Cegah Virus Corona Covid-19, Ahli Sarankan Mencuci Baju dengan Suhu Tinggi!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 12 Maret 2020 | 14:20 WIB
Cegah Virus Corona Covid-19, Ahli Sarankan Mencuci Baju dengan Suhu Tinggi!
Ilustrasi pemutih pakaian, cairan pembersih, cairan pencuci baju [shutterstock]

Suara.com - Semua orang disarankan mencuci tangan pakai air dan sabun secara teratur untuk mencegah penularan virus corona Covid-19. Kesehatan Masyarakat Inggris pun menyarankan semua orang untuk menutup mulut dan hidung pakai tisu ketika batuk dan bersin.

Tapi dilansir dari The Sun, sekarang ahli juga mengingatkan bahwa penting untuk menjaga kebersihan pakaian dan handuk. Apalagi bila Anda menggunakan satu handuk yang digunakan oleh banyak orang di keluarga.

Karena itu, Anda perlu mencuci baju dan handuk sampai bersih untuk membunuh dan mencegah bakteri berkembang biak.

Para ahli menyarankan untuk mencuci baju dan handuk menggunakan air suhu tinggi hingga 30 derajat celcius, supaya ampuh membunuh bakteri.

CEO Laundryheap Deyan Dimitrov pun berbagi tips mengenai cara mencuci baju untuk memastikan tidak akan menyebarkan virus corona Covid-19.

Ilustrasi pakaian (shutterstock)
Ilustrasi pakaian (shutterstock)

1. Suhu yang panas

Mencuci pakai dalam suhu tinggi bisa membantu membunuh bakteri dan mencegah penularan virus corona Covid-19. Dalam hal ini, suhu tinggi 30 derajat celcius sangat disarankan ketika mencuci baju.

2. Langkah ekstra

Mencuci pakaian dalam suhu tinggi masih belum cukup mencegah penularan virus corona Covid-19. Anda perlu melakukan langkah ekstra dengan cara memasukkan pakaian yang sudah dicuci ke dalam pengering selama 20 menit untuk menambah panas dan membunuh kuman.

3. Bersihkan mesin cuci

Selain pakaian, Anda juga perlu memperhatikan kebersihan mesin cuci. Anda perlu mendesinfektan mesin cuci sebelum mencuci pakaian. Langkah ini berfungsi menghindari bakteri yang ada di dalam mesin cuci justru semakin mencemari pakaian.

4. Pilih formula yang tepat

Anda juga perlu memikirkan deterjen yang digunakan untuk mencuci pakaian. Deterjen yang menghasilkan banyak busa justru membuat kotoran semakin terjebak di pakaian dan susah hilang.

Selain itu, busa justru membuat penumpukan sabun di pakaian. Karena itu, Anda disarankan menggunakan pelembut atau pengharum ketika mencuci pakaian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gagal Ginjal dan Kaitannya dengan Risiko Terkena Virus Corona Covid-19

Gagal Ginjal dan Kaitannya dengan Risiko Terkena Virus Corona Covid-19

Health | Kamis, 12 Maret 2020 | 14:13 WIB

Gara-gara Corona, Jokowi Jadi Rajin Minum Empon-empon 3 Kali Sehari

Gara-gara Corona, Jokowi Jadi Rajin Minum Empon-empon 3 Kali Sehari

News | Kamis, 12 Maret 2020 | 11:37 WIB

Bisakah Kolam Renang Tularkan Virus Corona Covid-19? Ini Faktanya!

Bisakah Kolam Renang Tularkan Virus Corona Covid-19? Ini Faktanya!

Health | Kamis, 12 Maret 2020 | 11:47 WIB

Terkini

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB