Ingin Kuliah di Luar Negeri? Ini Tiga Kiat Tasya Kamila Pilih Tempat Les

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Sabtu, 14 Maret 2020 | 18:55 WIB
Ingin Kuliah di Luar Negeri? Ini Tiga Kiat Tasya Kamila Pilih Tempat Les
Tasya Kamila lulus dengan gelar Cum Laude dari Columbia University. (Suara.com/Dini Afrianti)

Suara.com - Tasya Kamila dianggap sebagai salah satu artis yang bukan hanya cantik dan berbakat, tetapi juga pintar. Bukan main, Tasya merupakan satu dari sedikit figur publik yang berhasil mendapat beasiswa S2 LPDP dan lulus dengan predikat Cum Laude di Columbia University, Amerika Serikat.

Tak ayal banyak anak muda yang terinspirasi dan bertekad mendapatkan beasiswa untuk kuliah di luar negeri sama seperti Tasya.

Salah satu usaha yang dilakukan adala dengan mengikuti lembaga bimbingan belajar dan melakukan les secara intensif.

Tasya Kamila lulus dengan gerlar Cum Laude di Columbia University (Suara.com/Dini Afrianti)
Tasya Kamila lulus dengan gerlar Cum Laude di Columbia University (Suara.com/Dini Afrianti)

Ngomong-ngomong soal les dan agar tidak salah pilih, Tasya punya beberapa tips memilih tempat les untuk kuliah di luar negeri lho. Kira-kira apa saja ya?

1. Pilih kategori les
Dalam pemilihan tempat les, Tasya mengatakan penting untuk melihat kelemahan dan kebutuhan kita yang bakal ditunjang oleh les, sehingga kita bisa mempelajari lebih jauh. Contoh, terkendala tes bahasa maka kita bisa ikut les international english language testing system (IELTS) atau test of english as foreign language (Toefl).

"Misalkan mau butuh pas ielts atau toefl gimana belajarnya apakah dari buku aja ataupun les. Itu kalau toefl ataupun ielts jadi pilih salah satu, tergantung persyaratannya," ujar Tasya beberapa waktu lalu di Jakarta.

2. Bertanya review pada senior
Maksud dari poin tersebut adalah banyak mendengar cerita dan pengalaman orang yang telah sukses kuliah di luar negeri dan telah mengikuti les. Tasya mengimbau para pencari beasiswa untuk sering-sering bertanya mengenai tempat les terbaik dan review jujur dari mereka.

"Jadi, review dari orang nyata dulu yang kita dengerin, karena mereka lebih banyak bercerita, kedua lihat tempat les yang bagus. Gimana apakah orang yang les di tempat tersebut bisa berhasil, dapat manfaatnya," jelas Tasya.

3. Sesuaikan budget
Meski les penting untuk menambal kelemahan dalam tes beasiswa, tapi janganlah memaksakan kehendak, termasuk memaksakan budget. Kata Tasya, pastikan mencari tempat les yang sesuai dengan budget.

"Pastinya disesuaikan sama budget kitalah ya, apakah kita memiliki budget yang sesuai sama tempat les tersebut, yang banyak ditawarankan," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Penularan Virus, Tasya Kamila Praktikkan Etika Batuk yang Tepat

Cegah Penularan Virus, Tasya Kamila Praktikkan Etika Batuk yang Tepat

Health | Kamis, 05 Maret 2020 | 19:30 WIB

Ingin Beasiswa S2 di Jepang dari Ajinomoto? Yuk, Cari Tahu di Sini!

Ingin Beasiswa S2 di Jepang dari Ajinomoto? Yuk, Cari Tahu di Sini!

Press Release | Kamis, 30 Januari 2020 | 20:53 WIB

Viral Undian Beasiswa Jalur Teh Gelas, UGM Beri Tanggapan

Viral Undian Beasiswa Jalur Teh Gelas, UGM Beri Tanggapan

Jogja | Sabtu, 25 Januari 2020 | 16:28 WIB

Terkini

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 19:44 WIB

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB