Array

Cegah Penularan Corona Covid-19, Ini Protokol di Pasar dan Kawasan PKL

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Minggu, 15 Maret 2020 | 06:05 WIB
Cegah Penularan Corona Covid-19, Ini Protokol di Pasar dan Kawasan PKL
Pedagang kaki lima (PKL) berjualan di kawasan Jalan Sumenep, Jakarta, Minggu (17/11).[Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Cegah Penularan Corona Covid-19, Ini Protokol di Pasar dan Kawasan PKL

Indonesia mengonfirmasi 96 kasus positif virus Corona Covid-19 pada Sabtu (14/3/2020).

Salah satu yang positif terinfeksi adalah Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, yang diketahui merupakan pasien nomor 76. Saat ini, Budi Karya Sumadi sedang menjalani perawatan di RSPAD Gatot Subroto.

Untuk menekan risiko penularan virus Corona Covid-19 di masyarakat, pemerintah melalui Kantor Staf Presiden mengeluarkan protokol pencegahan di pasar dan kawasan pedagang kaki lima.

Protokol tersebut meminta operator, agen pengelola, kontraktor, dan staf pasar serta pedagang PKL untuk:

  1. Lakukan pemeriksaan suhu tubuh setidaknya 2 kali sehari.
  2. Jika sedang dalam keadaan tidak sehat, sebaiknya segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan.
  3. Gunakan masker jika mengalami batuk atau pilek.
  4. Terapkan etika batuk dan bersin: tutup mulut menggunakan lengan atas bagian dalam atau tisu saat batuk atau bersin dan segera buang tisu yang kotor ke tempat sampah. Lalu cuci tangan dengan menggunakan sabun dan air
  5. Bersihkan toilet secara teratur dan bagi pengguna toilet, siram toilet setelah digunakan.
  6. Terapkan kebersihan diri (mencuci tangan dengan sabun dan air) terutama setelah menggunakan toilet, melakukan pekerjaan pembersihan serta sebelum dan sesudah makan.
  7. Gunakan sarung tangan saat melakukan pekerjaan pembersihan dan saat menangani limbah.
  8. Hindari menyentuh area wajah yang tidak perlu.
    Gejala dan pencegahan Virus Corona (Coronavirus) Covid-19.
    Gejala dan pencegahan Virus Corona (Coronavirus) Covid-19.

Demi mendeteksi dan mencari dengan cepat mereka yang sudah kontak dengan orang yang positif ini, Kementerian Kesehatan dalam hal ini Balitbangkes sudah bekerjasama dengan Universitas Airlangga (Unair) untuk bisa melakukan tes Covid-19.

Bahkan Juru Bicara terkait Covid-19, Achmad Yurianto memastikan pemerintah sudah membeli 10.000 alat tes, dan sebagian di antaranya diserahkan ke Unair.

"Ada 10.000 (alat) sudah sudah kita beli, sudah ada di Unair sebagian," ungkap Yurianto di Graha BNPB, Jakarta Timur.

Guna mempercepat penanggulangan, Yurianto juga menyebut apabila 10.000 alat berbentuk reagen ini masih kurang, maka pemerintah bersedia menambahnya.

Baca Juga: Menhub Budi Karya Positif Virus Corona, Berstatus Pasien 76 di RSPAD

"Sudah (dibeli alatnya), saya tambahin lagi kalau kurang," tuturnya.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Dirjen P2P) Kemenkes itu juga menyebut dalam satu hari saja, pemerintah menerima lebih dari 300 spesimen yang harus diperiksa dan dikonfirmasi lebih lanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI