Benarkah Berjemur Bisa Bunuh Virus Corona Covid-19?

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Minggu, 22 Maret 2020 | 08:41 WIB
Benarkah Berjemur Bisa Bunuh Virus Corona Covid-19?
Ilustrasi berjemur. (Foto: shutterstock)

Suara.com - Banyak orang berusaha melindungi diri dari virus corona Covid-19 dengan berbagai cara. Salah satunya, banyak orang mengira berjemur di bawah sinar matahari bisa mencegah dan menyembuhkan infeksi virus corona Covid-19.

Cara menyembuhkan infeksi virus corona Covid-19 di bawah sinar matahari, minum air putih teratur, menjauhi es krim dan makanan dingin ini pun sempat viral di media sosial Facebook.

Bahkan ada pula informasi untuk mencuci dan menjemur pakaian jam 9 pagi, karena sinar matahari pada jam itu bisa membantu membunuh virus corona Covid-19.

Faktanya dilansir oleh Politifact.com, informasi tentang cara-cara mencegah dan menyembuhkan virus corona Covid-19 itu palsu.

Belum ada bukti bahwa sinar matahari bisa membunuh virus corona Covid-19. UNICEF juga telah membantah bahwa pihaknya pernah menyarankan orang berjemur untuk membunuh virus corona Covid-19.

Charlotte Petri Gornitzka, wakil direktur eksekutif UNICEF untuk kemitraan menyebutkan beberapa informasi yang salah dan palsu tentang virus corona Covid-19.

Ilustrasi: Perempuan berjemur. (Shutterstock)
Ilustrasi: Perempuan berjemur. (Shutterstock)

"Baru-baru ini tersebar pesan online yang salah mengatasnamakan UNICEF telah menyarankan berjemur, menghindari es krim dan hindari makanan dingin untuk mencegah terinfeksi virus corona Covid-19," tulis Charlotte.

Charlotte Petri meluruskan bahwa informasi itu tidak benar dan UNICEF menyarankan masyarakat tidak memercayai atau melakukan informasi tersebut.

Meski begitu, beberapa jenis virus corona lainnya (selain Covid-19) memang tidak bisa bertahan hidup di panas, misalnya influenza.

Influenza merupakan virus yang bisa bertahan hidup di cuaca kering dan dingin. Virus ini merupakan salah satu asal musim flu biasanya terjadi di antara musim gugur ke musim semi. Virus ini juga menyebabkan pilek di cuaca dingin.

Pada bulan Febuari 2020 lalu, Presiden Donals Trump juga mengatakan bahwa virus corona Covid-19 akan menghilang pada bulan April 2020 karena cuaca yang lebih hangat.

Tetapi, beberapa ahli kesehatan meragukan prediksi tersebut. Ahli kesehatan mengatakan tidak ada jaminan bahwa virus corona Covid-19 akan berhenti atau mati saat musim panas.

Jika pun terjadi, artinya virus corona Covid-19 ini tidak akan hilang selamanya. Virus corona Covid-19 mungkin bisa hidup lagi ketika musim dingin.

Saat ini jumlah orang positif terinfeksi virus corona Covid-19 pun meningkat pesat secara global. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) pun merekomendasikan untuk mencegah virus corona dengan cara mencuci tangan pakai sabun dan air.

CDC juga melarang orang menyentuh wajah pakai tangan, menghindari kontak dekat dengan orang sakit, tutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin dan bersihkan rumah atau perangkat kerja pakai disinfektan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Dokter di Bekasi Meninggal karena Corona, Kadinkes: Masih Ditelusuri

Kabar Dokter di Bekasi Meninggal karena Corona, Kadinkes: Masih Ditelusuri

Jabar | Sabtu, 21 Maret 2020 | 23:10 WIB

Belajar dari Wuhan, WHO Sebut Pandemi Corona Covid-19 Bisa Ditanggulangi

Belajar dari Wuhan, WHO Sebut Pandemi Corona Covid-19 Bisa Ditanggulangi

Health | Minggu, 22 Maret 2020 | 06:05 WIB

Jangan Salah Kaprah, Anak Muda Juga Bisa Kena Corona Meski Tak Bergejala

Jangan Salah Kaprah, Anak Muda Juga Bisa Kena Corona Meski Tak Bergejala

Health | Sabtu, 21 Maret 2020 | 18:13 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB