Dikira Infeksi Dada, Wanita Ini Ceritakan Awal Terinfeksi Corona Covid-19

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Minggu, 22 Maret 2020 | 11:23 WIB
Dikira Infeksi Dada, Wanita Ini Ceritakan Awal Terinfeksi Corona Covid-19
Ilustrasi rumah sakit. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang wanita asal Inggris menderita virus corona Covid-19 tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Wanita bernama Tara Jane Langston (39) itu pun menceritakan gejala yang dirasakannya ketika terinfeksi virus corona Covid-19.

Mulanya, Tara Jane didiagnosis menderita infeksi dada. Tetapi, kondisinya semakin memburuk hingga dilarikan ke Rumah Sakit Hillingdon London barat.

Setelah seminggu dirawat di rumah sakit, Tara Jane pun didiagnosis positif virus corona Covid-19. Penyakit ini membuatnya merasa seperti ada gelas di paru-parunya.

Tara Jane lantas membagian video dirinya menjalani perawatan corona Covid-19 melalui WhatsApp, yang kemudian beredar di Facebook. Dalam video tersebut, Tara Jane meminta semua orang agar tak mengambil risiko besar di tengah pandemi virus corona Covid-19.

"Siapa pun yang berpikir untuk mengambil risiko, lihatlah aku. Aku sekarang di unit perawatan intensif dan tidak bisa bernapas tanpa alat bantu oksigen," ujarnya dikutip dari New York Post.

(Shutterstock)
ilustrasi orang corona Covid-19 dirawat (Shutterstock)

Tara Jane menceritakan tentang kondisinya yang dibantu alat medis dan kateter. Tetapi, Tara mengaku kondisinya sudah jauh lebih baik setelah 10 hari menjalani perawatan.

Selain itu, Tara juga mengingatkan agar semua orang menjauhi kebiasaan yang bisa meningkatkan risiko terinfeksi virus corona Covid-19, salah satunya tidak merokok.

"Jika ada yang masih merokok, hentikan kebiasaan itu. Karena Anda membutuhkan paru-paru yang sehat agar tidak terinfeksi virus corona Covid-19. Tolong Anda jangan mengambil risiko besar. Aku serius, karena bila serangan virus ini memperburuk kondisimu. Maka Anda bisa meninggal dunia," tuturnya.

Dalam sebuah wawancara bersama Daily Mail, Tara Jane juga membandingkan pengalamannya ketika terinfeksi virus corona dengan gejala seperti ada gelas di paru-paru dan napas yang tersengal-sengal.

"Ketika saya dibawa ke ruang perawatan intensif, mulanya tim medis berencana untuk menenangkan dan menjaga saya tetap diintubasi, karena tubuh saya telah melemah setelah seminggu," ujarnya.

Tara mengaku mulai merasa sakit setelah perjalanan ke Krakow, Polandia bersama suaminya, Richard dan kedua anaknya. Saat itu Tara sempat berobat dan diberi antibiotik untuk infeksi dadanya.

Menurut laporan, antibiotiknya merupakan gabungan antara ibuprofen dan acetaminophen. Tara pun menduga ibuprofen dalam obatnya telah memperburuk gejalanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

1 PDP COVID-19 di RS Bethesda Jogja Meninggal Dunia

1 PDP COVID-19 di RS Bethesda Jogja Meninggal Dunia

Jogja | Minggu, 22 Maret 2020 | 10:52 WIB

Pilu Cerita Ibu yang Bayinya Positif Corona Covid-19, Waspadai Bahayanya!

Pilu Cerita Ibu yang Bayinya Positif Corona Covid-19, Waspadai Bahayanya!

Health | Minggu, 22 Maret 2020 | 10:15 WIB

Benarkah Berjemur Bisa Bunuh Virus Corona Covid-19?

Benarkah Berjemur Bisa Bunuh Virus Corona Covid-19?

Health | Minggu, 22 Maret 2020 | 08:41 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB