Pilu Cerita Ibu yang Bayinya Positif Corona Covid-19, Waspadai Bahayanya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Minggu, 22 Maret 2020 | 10:15 WIB
Pilu Cerita Ibu yang Bayinya Positif Corona Covid-19, Waspadai Bahayanya!
Ilustrasi bayi terinfeksi virus corona Covid-19. (Pexels)

Suara.com - Wabah virus corona Covid-19 yang sudah menyebar luas perlu diwaspadai. Tetapi, beberapa orang mungkin masih menyepelekan virus mematikan ini.

Seorang ibu asal Malaysia pun menceritakan pengalamannya dikarantina bersama anaknya yang masih bayi. Cerita seorang ibu ketika awal mula dikarantina bersama anaknya pun diunggah oleh akun Twitter @mufarwafarid.

Mufarwa mengunggah foto seorang bayi beserta cerita ibu bahwa sekarang ini anaknya harus diisolasi bersama bayi lainnya yang positif terinfeksi virus corona Covid-19.

Anaknya mulai terinfeksi virus corona Covid-19 setelah kontak dekat dengan kakeknya yang baru pulang dari acara Tabligh Akbar di Malaysia. Sedangkan, kakeknya juga dinyatakan positif virus corona Covid-19.

"She was in the same room at the nursery with another baby yang positive Covid-19, sebab direct contact dengan atuknya yang baru balik dari Tabligh. Atuknya pun positive," tulis sang ibu dalam foto tersebut.

Sang ibu pun memohon doa semua orang untuk anaknya dan dirinya sendiri agar segera membaik. Begitu pula untuk suami dan anak laki-lakinya agar dilindungi dari wabah virus corona Covid-19.

Selain itu, ia juga bercerita situasi selama berada di karantina. Ia mengakui bahwa terasa menakutkan ketika berada di ruang isolasi karena corona Covid-19.

"Kami sekarang berada di ruang isolasi untuk perawatan corona Covid-19. Sejujurnya, ini sangat menakutkan. Saya hanya bisa mondar-mandir di daerah tertentu dan mereka selalu mengawal kami," ujarnya.

Curhat ibu yang bayinya terinfeksi Corona.(Instagram)
Curhat ibu yang bayinya terinfeksi Corona.(Instagram)

Sebelum mereka dikarantina, dokter sempat menghubungi mereka untuk pemeriksaan rutin. Akhirnya dokter memutuskan untuk mengisolasi mereka di rumah sakit karena hasil pemeriksaan paru-paru anaknya.

"Pagi kami juga sama mengerikannya, banyak panggilan telepon dari KKM, PKD dan beberapa dokter datang untuk melakukan pemeriksaan rutin. Pada akhirnya, kami butuh dipantau di sini karena mereka tidak puas dengan hasil paru-paru Thea (anaknya)," ujarnya.

Menurut data Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China dilansir oleh Health.usnews.com, hampir 90 persen dari lebih 72 ribu kasus corona Covid-19 terjadi pada orang usia 30 hingga 79 tahun.

Lalu, hanya 8,1 persen kasus corona Covid-19 yang menyerang remaja dan 0,9 persen adalah orang yang lebih mudah atau di bawah 9 tahun.

Anak-anak yang terinfeksi virus corona Covid-19 biasanya memiliki gejala yang lebih ringan atau tidak sama sekali. Selain itu, tingkat kematian antara pasien yang lebih muda juga lebih rendah daripada populasi paruh baya atau lebih tua.

CDC mengatakan bahwa laporan di luar China menunjukkan bahwa anak-anak dengan corona Covid-19 juga berisiko mengalami komplikasi parah sindrom gangguan pernapasan akut dan syok septik.

Sementara itu, anak-anak biasanya mengalami gejala seperti pilek, demam dan batuk. Sama halnya dengan semua penyakit pernapasan, anak-anak tertentu juga mungkin berisiko tinggi mengalami infeksi parah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hits: Warganet Soal Avigan & Klorokuin, Tas Prilly Latuconsina Fantastis

Hits: Warganet Soal Avigan & Klorokuin, Tas Prilly Latuconsina Fantastis

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2020 | 09:18 WIB

Benarkah Berjemur Bisa Bunuh Virus Corona Covid-19?

Benarkah Berjemur Bisa Bunuh Virus Corona Covid-19?

Health | Minggu, 22 Maret 2020 | 08:41 WIB

Belajar dari Wuhan, WHO Sebut Pandemi Corona Covid-19 Bisa Ditanggulangi

Belajar dari Wuhan, WHO Sebut Pandemi Corona Covid-19 Bisa Ditanggulangi

Health | Minggu, 22 Maret 2020 | 06:05 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB