Awas, Sering Minum Air Panas Bisa Sebabkan Kanker Tenggorokan!

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 26 Maret 2020 | 10:11 WIB
Awas, Sering Minum Air Panas Bisa Sebabkan Kanker Tenggorokan!
Ilustrasi minum panas. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Saat suasana dingin pasti minuman panas menjadi pilihan untuk menghangatkan tubuh. Tetapi, minum air panas justru bisa menyebabkan kanker.

Sebuah studi dalam International Journal of Cancer telah menemukan bukti bahwa konsumsi minuman panas berkaitan dengan meningkatnya risiko kanker kerongkongan.

"Banyak orang menikmati minum teh, kopi atau minuman panas lainnya. Namun, laporan kami menunjukkan minuman panas bisa meningkatkan risiko kanker kerongkongan. Karena itu, Anda disarankan untuk menunggu minum panas menjadi dingin sebelum menegaknya," kata Dr Farhad Islami dari American Cancer Society dikutip dari cbsnews.com.

Penelitian ini melibatkan 50 ribu orang usia 40 hingga 75 tahun selama 10 tahun. Hasil analisis menemukan 317 orang mengembangkan kanker kerongkongan.

Kanker kerongkongan ini terjadi pada tabung yang menghubungkan tenggorokan dan lambung. Kanker jenis ini termasuk penyakit yang mematikan.

Para peneliti menemukan bahwa minum 700 mililiter, yakni sekitar 3 cangkir per hari atau lebih pada suhu yang lebih tinggi (60 derajat celcius) berkaitan dengan risiko kanker kerongkongan 90 persen lebih tinggi, dibandingkan orang yang minum lebih dingin atau di bawah suhu tersebut.

Ilustrasi kanker tenggorokan (shutterstock)
Ilustrasi kanker tenggorokan (shutterstock)

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun mengeluarkan temuannya bahwa minum air sangat panas dalam bentuk apapun bisa meningkatkan risiko kanker. Mereka membuat klasifikasi bahwa minuman panas bersifat karsinogenik bagi manusia.

Lalu, bagaimana hubungan minuman panas dengan kanker tenggorokan?

Konsumsi minuman panas bisa melukai tenggorokan yang menimbulkan sensasi seperti terbakar. Setelah orang minum air panas, dilansir dari hellosehat.com, suhu di dalam tenggorokan akan meningkat sekitar 6 hingga 12 derajat celcius.

Kondisi ini bisa menyebabkan tenggorokan terbakar dan merusak jaringan tenggorokan. Meskipun tenggorokan dilapisi sel squamosa yang merupakan sel jaringan ikat sama seperti sel di permukaan kulit, ketika sel-sel itu terkena air panas, maka sel akan terluka.

Sebenarnya sel yang terluka ini akan cepat pulih. Namun, itu akan terjadi mutasi gen yang menyebabkan terbentuknya jaringan tumor baru.

Tumbuhnya jaringan tumor itulah yang menyebabkan kanker tenggorokan. Hal sama juga akan terjadi jika sel-sel yang melapisi permukaan kulit terbakar berkali-kali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Kanker Tenggorokan Ibunda Jokowi, Yuk Ketahui Jenis-jenisnya!

Mengenal Kanker Tenggorokan Ibunda Jokowi, Yuk Ketahui Jenis-jenisnya!

Health | Kamis, 26 Maret 2020 | 09:07 WIB

Ibunda Jokowi Meninggal karena Kanker Tenggorokan, Ketahui Faktor Risikonya

Ibunda Jokowi Meninggal karena Kanker Tenggorokan, Ketahui Faktor Risikonya

Health | Kamis, 26 Maret 2020 | 07:56 WIB

Ibu Jokowi Meninggal Karena Kanker Tenggorokan, Waspadai Gejalanya!

Ibu Jokowi Meninggal Karena Kanker Tenggorokan, Waspadai Gejalanya!

Health | Kamis, 26 Maret 2020 | 07:00 WIB

Ibunda Jokowi Meninggal karena Kanker Tenggorokan

Ibunda Jokowi Meninggal karena Kanker Tenggorokan

Jawa Tengah | Rabu, 25 Maret 2020 | 19:47 WIB

Terkini

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB