Kasus Covid-19 Tembus Seribu, Yurianto Tekankan Pentingnya Jaga Jarak

Vania Rossa, Frieda Isyana Putri

Jum'at, 27 Maret 2020 | 17:24 WIB
Kasus Covid-19 Tembus Seribu, Yurianto Tekankan Pentingnya Jaga Jarak
Achmad Yurianto, Juru Bicara Pemerintah Covid-19 (capture Youtube BNPB)

Suara.com - Per hari ini, Jumat (27/3/2020), terjadi penambahan jumlah kasus positif virus corona Covid-19 di Indonesia yang signifikan. Dilaporkan oleh Achmad Yurianto, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, ada 153 kasus baru, sehingga total kasus menjadi 1.046.

"Sekali lagi, ini menggambarkan bahwa masih ada penularan penyakit ini di tengah masyarakat kita. Masih ada sumber penularan dan masih ada kontak dekat yang terjadi," paparnya dalam konferensi pers melalui akun YouTube BNPB.

Ia kembali menegaskan kepada masyarakat untuk mematuhi menjaga jarak pada kontak sosial, baik di luar rumah maupun dalam rumah. Setidaknya 1,5 sampai 2 meter, agar tidak memberikan peluang besar terjadinya penularan dari orang yang positif.

Khususnya pada anak muda atau yang berusia muda yang masih memiliki daya tahan tubuh yang sehat. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang tidak memerhatikan hal ini.

Pada kelompok usia muda dengan daya tahan tubuh yang baik, infeksi bisa saja terjadi dan tidak menimbulkan keluhan apapun. Atau mungkin menimbulkan keluhan yang ringan sekali.

Seperti demam yang tidak terlalu tinggi, mungkin disertai batuk atau pilek biasa yang seringkali dimaknai bukan sakit yang serius. Sehingga tanpa disadari, kondisi tubuh yang penuh dengan virus disebarkan ke mana-mana.

"Melalui kontak dekat dengan orang lain di luar rumah, atau kontak dekat dengan saudara-saudaranya di rumah," kata Yurianto.

Yang dikhawatirkan apabila virus ini mengenai kelompok-kelompok yang rentan, baik karena usia tua atau karena ada penyakit yang mendahului, maka dampak yang muncul bisa jadi lebih serius, tidak seperti pada anak muda yang memiliki daya tahan tubuh yang baik.

Itu sebabnya, ia mengimbau kembali untuk tetap menjaga jarak tak hanya di luar rumah, namun juga di dalam rumah. Misalnya, jika memungkinkan menggunakan kamar sendiri, atau memisah tempat tidur, tidak makan bersama-sama, dan tidak menggunakan alat makan dan minum yang sama.

baca juga

"Ini yang menjadi penting, karena kalau tidak kita laksanakan, penambahan kasus akan terus saja terjadi. Apalagi sekarang kita sudah tak tahu lagi pasti siapa di luar yang bertemu dengan kita itu sakit atau tidak," lanjutnya.

Selain itu, terkait menjelang Lebaran dan mudik, Yurianto juga mengimbau masyarakat untuk menunda mudik atau bepergian yang jauh hingga kondisi ini menjadi jauh lebih baik.

"Saya optimis dan sangat meyakini karena sebenarnya bekerja sama, bergotong royong, saling toleransi, itu modalitas dasar kita sebagai bangsa Indonesia. Inilah kepribadian yang sebenarnya," tandasnya.

Sementara itu, ada 11 pasien yang sudah dinyatakan sembuh dan boleh pulang, menjadikan total kesembuhan mencapai 46 orang. Sementara pasien meninggal dunia bertambah 9 orang, menjadikannya total 87 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tambah 11 Orang, Total 46 Pasien Covid-19 Sembuh dan Boleh Pulang dari RS

Tambah 11 Orang, Total 46 Pasien Covid-19 Sembuh dan Boleh Pulang dari RS

News | Jum'at, 27 Maret 2020 | 16:30 WIB

Tidak Social Distancing, Dipenjara 6 Bulan atau Denda Rp 113 Juta

Tidak Social Distancing, Dipenjara 6 Bulan atau Denda Rp 113 Juta

News | Jum'at, 27 Maret 2020 | 15:45 WIB

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Jumat, 27 Maret 2020

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Jumat, 27 Maret 2020

Video | Jum'at, 27 Maret 2020 | 15:31 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×