Kandungan Bunga Echinacea Sebabkan Kontraindikasi Pada Pasien Covid-19?

Risna Halidi | Suara.com

Senin, 30 Maret 2020 | 16:30 WIB
Kandungan Bunga Echinacea Sebabkan Kontraindikasi Pada Pasien Covid-19?
Manfaat bunga echinacea bagi kesehatan (Shutterstock)

Suara.com - Masyarakat dunia sudah lama menggunakan ramuan alamiah dalam meningkatkan daya tahan tubuh.

Di Amerika Utara sana, ada tumbuhan echinacea purpurea, bunga liar berwarna ungu yang dianggap dapat meningkatkan imunitas dan meredakan nyeri.

Tapi belum lama ini tersebar kabar bahwa kandungan echinacea dalam suplemen kesehatan malah memberikan kontraindikasi pada pasien penyakit pernafasan seperti SARS dah Covid-19.

Hal tersebut langsung dibantah oleh SOHO Global Health, produsen suplemen kesehatan Imboost yang menggunakan khasiat echinacea dalam produknya.

DR. Raphael Aswin Susilowidodo, ST, M.Si, Vice President Research & Development and Regulatory SOHO Global Health menjelaskan, informasi tentang kontraindikasi penggunaan suplemen imun pada pasien Covid-19 tidak memiliki rujukan klinis yang valid.

Kontraindikasi tersebut utamanya terjadi karena adanya anggapan echinacea dapat meningkatkan IL-6 atau interleukin-16 yang menyebabkan peradangan akut hingga kronis pada pasien.

"Echinacea purpurea memiliki manfaat sebagai immunomodulator, yang berarti echinacea dapat mengatur kerja sistem imun tubuh," sanggah Aswin dalam keterang pers yang diterima Suara.com.

Ia juga menjelaskan bahwa enchinacea purpurea memainkan fungsi yang dapat menyesuaikan kebutuhan tubuh ketika sehat dan ketika menderita infeksi.

Pada tubuh orang sehat, kata Aswin, echinacea berperan meningkatkan pertahanan tubuh dengan meningkatkan kerja imun seperti fagositosis, natural killer cell yang diperlukan tubuh untuk mengeliminasi benda asing atau patogen yang masuk seperti virus dan akteri.

Echinacea juga dianggap berperan menyeimbangkan level sitokin dalam tubuh.

Sementara pada tubuh yang menderita infeksi, Aswin menjelaskan peran modulasi echinacea lebih ke arah untuk menghambat pembentukan IL-6, sehingga jumlah sitokin pro-inflamasi dapat dikurangi.

"Apabila jumlah sitokin pro-inflamasi tidak dibatasi maka komplikasi yang terjadi dapat berupa badai sitokin yang dapat berakibat fatal," tambahnya.

Berdasarkan penjelasan tersebut, Aswin menyimpulkan bahwa bunga echinacea aman digunakan dan tidak dikontraindikasikan untuk kasus infeksi salah satunya Covid-19.

Di dunia barat, bunga berwarna ungu yang masuk famili kenikir tersebut telah ratusan tahun dipercaya mampu memelihara kesehatan, meningkatkan kekebalan tubuh, meredakan nyeri dan mengurangi gejala common cold (selesma) dan flu.

"Belum ada studi tentang hubungan antara Covid-19 dengan konsumsi echinacea dan propolis, maka penarikan kesimpulan tentang kontra-indikasi Covid-19 yang terlalu dini. Oversimplifikasi dan jump to conclusion perlu dihindari," tambah Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), DR. (Cand.) dr. Inggrid Tania, M.Si.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jika Pemerintah Tak Serius: 2,5 Juta Bisa Tertular Corona, 240 Ribu Tewas

Jika Pemerintah Tak Serius: 2,5 Juta Bisa Tertular Corona, 240 Ribu Tewas

News | Senin, 30 Maret 2020 | 15:45 WIB

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Senin, 30 Maret 2020

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Senin, 30 Maret 2020

Video | Senin, 30 Maret 2020 | 15:34 WIB

Inovasi Bilik Pengaman untuk Pasien Corona

Inovasi Bilik Pengaman untuk Pasien Corona

Foto | Senin, 30 Maret 2020 | 15:35 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB