Kisah Pasien Sembuh Corona, ke RS Naik Motor Sendiri hingga Merasa Kesepian

Risna Halidi, Frieda Isyana Putri

Rabu, 01 April 2020 | 06:40 WIB
Kisah Pasien Sembuh Corona, ke RS Naik Motor Sendiri hingga Merasa Kesepian
Ilustrasi virus Corona (coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)

Selama dirawat di ruang isolasi, Yuri mengemukakan bahwa  tenaga kesehatan seperti suster juga berkomunikasi dengan hanya melalui interkom. Misalnya meminta tolong Yuri mengukur suhu sendiri, atau mengantar makanan ke depan ruangan netral.

Hal yang berat, kata Yuri, adalah tidak adanya hiburan. Ruangan tersebut tak ada televisi, bahkan tidak ada sinar matahari yang masuk.

Satu-satunya hiburan yang bisa ia akses adalah ponselnya, dan tak semua provider memiliki akses di sana.

"Dan setelah dua hari, saya baru menemukan hiburan saya di sana, yaitu mandi. Karena ada air hangat kencang banget. Dan yang bikin nggak stres itu. Satu hari saya bisa mandi sampai tiga kali," kelakarnya.

Selama isolasi, Yuri tidak diinfus, hanya dimonitor saja. Diberi makan sehari tiga kali, diberi susu tinggi vitamin dua kali sehari dan beri vitamin dua kali sehari.

Ia juga mengaku merasa iba dengan para tenaga medis yang harus bersiap-siap kurang lebih selama 10 menit untuk mengenakan APD apabila akan masuk ke ruangan netral.

Namun ia salut bahwa semuanya sangat kooperatif semasa ia diisolasi dan diakuinya bekerja sangat luar biasa.

Selain mengenakan APD lengkap, minimal para tenaga medis yang tidak masuk ke ruangan netral harus mengenakan masker dan pembungkus sepatu.

Semua tenaga medis baik dokter maupun perawat yang mengenakan pakaian APD lengkap harus melepaskan semuanya apabila hendak menuju pasien atau ruangan selanjutnya.

baca juga

"Mereka tuh bener-bener mempertaruhkan, udah berisiko. Saya yakin itu nggak nyaman banget, gerah banget. Terbukti kacamata mereka itu udah sering berembun, dan mereka berusaha di dalam itu ngobrol sama kita," kata Yuri.

Yuri juga menceritakan betapa terbantunya ia dengan kehadiran para tenaga medis. Suatu hari karena minimnya hiburan, ia sampai memohon pada dokternya untuk menemaninya mengobrol sebentar.

"Sejujurnya saya butuh temen ngobrol di masa isolasi itu. Gila, itu sumpah, ada istilah yang kalian diam rumah aja itu benar, karena jangan sampai kita makin ngerepotin si petugas medis," imbuhnya lagi.

Dinyatakan Sembuh

Tujuh belas hari kemudian pada tanggal 20 Maret 2020, Yuri dinyatakan sembuh dan boleh pulang ke rumah. Akan tetapi ia masih harus menjalani karantina diri kembali selama 14 hari di rumahnya.

Yuri berharap bagi semua masyarkat Indonesia untuk tidak egois dan mematuhi peraturan untuk berada di rumah saja dan melakukan social distancing. Selain itu, ia juga menegaskan untuk para laki-laki dan perokok untuk mengurangi merokok agar tidak berisiko tinggi terpapar virus corona Covid-19.

"Saya baca juga berita di China itu banyak yang meninggal dan nggak tertolong itu laki-laki. Kenapa laki-laki? Karena di riset, laki-laki itu lebih banyak merokok. Jadi di China itu korbannya perokok kebanyakan," katanya.

Ia mengaku sudah lama berhenti merokok dan tahu betapa sulitnya untuk menghentikan kebiasan candu tersebut. Akan tetapi demi diri sendiri dan juga orang-orang di sekitar, ia meminta tolong agar para perokok mengurangi intensitasnya.

Mematuhi social distancing juga menurutnya sangat penting untuk menahan penyebaran virus tersebut. Asal kita semua bisa menjaga diri sendiri, seperti meningkatkan daya tahan tubuh dengan memperbanyak vitamin.

Yuri juga menyarankan bagi yang berada di rumah saja untuk sesekali keluar rumah agar mendapatkan sinar matahari dan melakukan berolahraga.

"Olahraga jangan lupa. Karena daya tahan tubuh sangat berpengaruh," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral di Tebet, Nenek Positif Corona Marah-marah hingga Kehausan Minta Air

Viral di Tebet, Nenek Positif Corona Marah-marah hingga Kehausan Minta Air

News | Selasa, 31 Maret 2020 | 21:31 WIB

Ditunda Akibat Pandemi Corona, Ini Jadwal Baru Olimpiade 2020 Tokyo

Ditunda Akibat Pandemi Corona, Ini Jadwal Baru Olimpiade 2020 Tokyo

Sport | Selasa, 31 Maret 2020 | 20:45 WIB

Tak Pakai Bra selama WFH, Para Ahli Ingatkan Risiko Payudara Kendur

Tak Pakai Bra selama WFH, Para Ahli Ingatkan Risiko Payudara Kendur

Health | Selasa, 31 Maret 2020 | 19:08 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×