Tetap Jaga Kebersihan, Virus Corona Bisa Bertahan 3 Hari di Permukaan Benda

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 01 April 2020 | 15:26 WIB
Tetap Jaga Kebersihan, Virus Corona Bisa Bertahan 3 Hari di Permukaan Benda
Ilustrasi permukaan plastik. (Shutterstock)

Suara.com - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat menyatakan, RNA virus penyebab Covid-19 ditemukan di kapal Diamond Pricess setelah 17 hari. Hal ini menimbulkan banyak pertanyaan mengenai berapa lama RNA virus Covid-19 bisa bertahan di permukaan.

Seorang epidemologis penyakit infeksi, Prof. Dr. Julia Marcus menyatakan bahwa memang ada sisa RNA Covid-19 di permukaan kabin. "Di sana memang terdeteksi virus, namun bukan berarti orang yang kontak di kabin langsung positif Covid-19," tambah profesor yang juga bekerja di Harvard pada The Guardian.

Ia menambahkan, bahwa Covid-19 bisa bertahan di permukaan dengan waktu tergantung pada pelekatnya.

"The New England Journal of Medicine baru saja menerbitkan sebuah penelitian yang menguji berapa lama virus dapat tetap stabil pada berbagai jenis permukaan dalam pengaturan laboratorium yang terkontrol," kata Marcus.

"Mereka menemukan bahwa itu masih dapat dideteksi pada tembaga hingga empat jam, pada kardus hingga 24 jam, dan pada plastik dan baja hingga 72 jam."

Ilustrasi, langkah-langkah yang dilakukan untuk cegah virus corona. (Shutterstock)
Ilustrasi, langkah-langkah yang dilakukan untuk cegah virus corona. (Shutterstock)

Walaupun terdapat di permukaan benda, Julia Marcus menyatakan kebanyakan orang yang positif corona tertular dari manusia, bukan melalui permukaan yag terkontaminasi.

"Sejauh yang kita tahu sekarang, orang-orang lebih mungkin terinfeksi melalui kontak dekat dengan orang yang terinfeksi daripada dengan menyentuh permukaan yang terkontaminasi," kata dia.

Meskipun risiko tertular melalui permukaan kecil, profesor imunologi Universitas Yale, Dr. Akiko Iwasaki mengimbau untuk tetap berhati-hati.

Pandemi Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Pandemi Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

"Virus ini cukup stabil pada bahan seperti plastik dan baja karena dapat bertahan selama beberapa hari. Jadi sangat mungkin bahwa seseorang yang sakit akan memaparkan virus ke permukaan dan kemudian orang lain akan menyentuhnya, kemudian menyentuh wajahnya," kata Iwasaki pada The Guardian.

Oleh karena itu, Dokter Julia Marcus meminta agar masyarakat selalu menjaga kebersihan, termasuk kebersihan permukaan barang-barang.

"Sebaiknya secara rutin membersihkan semua permukaan yang paling banyak disentuh, seperti gagang pintu dan toilet. Pembersih rumah tangga biasa efektif, termasuk larutan pemutih, dan larutan alkohol berkadar 70% alkohol," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan Hengky Kurniawan Persilakan Rumahnya Jadi Tempat Singgah Tim Medis

Alasan Hengky Kurniawan Persilakan Rumahnya Jadi Tempat Singgah Tim Medis

Entertainment | Rabu, 01 April 2020 | 14:48 WIB

Hasil Tes Swab Koleganya di PBSI Negatif Covid-19, Richard Mainaky Lega

Hasil Tes Swab Koleganya di PBSI Negatif Covid-19, Richard Mainaky Lega

Sport | Rabu, 01 April 2020 | 14:48 WIB

WFH PNS Depok Diperpanjang Sampai 21 April, Tapi Masih Ada yang ke Kantor

WFH PNS Depok Diperpanjang Sampai 21 April, Tapi Masih Ada yang ke Kantor

Jabar | Rabu, 01 April 2020 | 14:46 WIB

Terkini

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB