Sering Lupa, Keringkan Tangan Sama Pentingnya Untuk Cegah Covid-19

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 02 April 2020 | 07:00 WIB
Sering Lupa, Keringkan Tangan Sama Pentingnya Untuk Cegah Covid-19
ilustrasi mengeringkan tangan. (Shutterstock)

Suara.com - Mencuci tangan dengan sabun dan air menjadi salah satu cara untuk mencegah penyebaran infeksi virus corona atau Covid-19. Agar lebih efektif, mencuci tangan perlu dilakukan selama 20 detik dan juga dibilas. .

Penggunaan sabun sangat penting agar mencuci tangan menjadi efektif. Ini karena penelitian telah menunjukkan bahwa mencuci dengan sabun secara signifikan mengurangi keberadaan mikroba virus dan bakteri di tangan.

Tetapi satu bagian yang sering diabaikan dari mencuci tangan adalah mengeringkannya. Padahal itu juga merupakan bagian dari kebersihan tangan yang efektif.

Peseda mencuci tangan di fasilitas tempat mencuci tangan untuk umum di kawasan Senayan, Jakarta, Senin (23/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Peseda mencuci tangan di fasilitas tempat mencuci tangan untuk umum di kawasan Senayan, Jakarta, Senin (23/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Mengeringkan tangan tidak hanya menghilangkan kelembaban dari tangan tetapi juga melibatkan gesekan, yang selanjutnya mengurangi beban mikroba dan transfer mikroorganisme ke lingkungan. Dan transmisi mikroba lebih mungkin terjadi dari kulit basah daripada kulit kering.

Seperti dilansir dari Channel News Asia, penelitian yang dilakukan oleh Deputy Head of the College of Human and Health Sciences, Swansea University, John Gammon, memeriksa pentingnya pengeringan tangan dan implikasi tangan basah bagi pasien dan petugas kesehatan.

Temuan ini menyoroti bahwa pengering tangan dengan udara panas dan handuk roller kain dapat menjadi cara yang bermasalah untuk mengeringkan tangan terutama di rumah sakit.

Dalam ulasannya, mereka melihat dampak pengeringan tangan pada bakteri, bukan virus. Tetapi apa yang mereka temukan masih relevan ketika melihat kemungkinan penularan dan penyebaran coronavirus di rumah sakit dan operasi dokter umum.

Handuk kertas sekali pakai menawarkan metode pengeringan tangan yang paling higienis. Memang, udara hangat dan pengering udara tidak dianjurkan untuk digunakan di rumah sakit dan klinik karena alasan kebersihan. Jenis pengering tangan ini dapat meningkatkan dispersi partikel dan mikroorganisme ke udara, dan mencemari lingkungan.

Dalam ulasannya mereka juga menemukan bahwa metode yang paling tepat untuk pengeringan tangan dalam lingkungan klinis, seperti rumah sakit - berbeda dengan yang direkomendasikan untuk kamar mandi umum.

baca juga

Ini karena risiko kontaminasi dan infeksi silang yang lebih tinggi di rumah sakit. Jadi, meskipun penting untuk mengeringkan tangan dengan benar di mana pun kamu berada, handuk kertas selalu menjadi pilihan yang lebih disukai jika berada di rumah sakit sebagai pasien atau pengunjung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Asal Beli Sabun Cuci Tangan, 2 Bahan Ini Bisa Rusak Kekebalan Tubuh

Jangan Asal Beli Sabun Cuci Tangan, 2 Bahan Ini Bisa Rusak Kekebalan Tubuh

Health | Rabu, 01 April 2020 | 15:55 WIB

Cegah Covid-19, Seberapa Efektif Cuci Tangan Pakai Sabun Mandi Cair?

Cegah Covid-19, Seberapa Efektif Cuci Tangan Pakai Sabun Mandi Cair?

Health | Rabu, 25 Maret 2020 | 15:20 WIB

Lokal Pride! Nih Tutorial Cuci Tangan yang Tepat ala Kraton Jogja

Lokal Pride! Nih Tutorial Cuci Tangan yang Tepat ala Kraton Jogja

Jogja | Rabu, 25 Maret 2020 | 10:47 WIB

Terkini

Dana Pembelian Pesawat Amfibi Sulsel Ternyata Sudah Ada, Ini Alasan Belum Cair

Dana Pembelian Pesawat Amfibi Sulsel Ternyata Sudah Ada, Ini Alasan Belum Cair

Sulsel | Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:09 WIB

5 Zodiak yang Kalau Cemburu Diam Tapi Sangat Berbahaya

5 Zodiak yang Kalau Cemburu Diam Tapi Sangat Berbahaya

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Kenapa Korban Sering Disalahkan? Stop Bungkam Orang yang Menceritakan Luka

Kenapa Korban Sering Disalahkan? Stop Bungkam Orang yang Menceritakan Luka

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Arsenal Legends Kalahkan Manchester United 3-2, Thierry Henry Puji Suporter Indonesia

Arsenal Legends Kalahkan Manchester United 3-2, Thierry Henry Puji Suporter Indonesia

Bola | Minggu, 11 Oktober 2026 | 08:58 WIB

Dari Jualan Pulsa Jadi Juragan Miliaran, Perjalanan Sukses AgenBRILink di Pelosok Riau

Dari Jualan Pulsa Jadi Juragan Miliaran, Perjalanan Sukses AgenBRILink di Pelosok Riau

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 08:52 WIB

Legenda Manchester United Dwight Yorke Jatuh Cinta dengan Magis GBK

Legenda Manchester United Dwight Yorke Jatuh Cinta dengan Magis GBK

Bola | Minggu, 11 Oktober 2026 | 08:47 WIB

Jeda Pikiran Lewat Journaling: Seni Menumpahkan Isi Kepala di Atas Kertas

Jeda Pikiran Lewat Journaling: Seni Menumpahkan Isi Kepala di Atas Kertas

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Arti Mimpi Diajak Pergi Orang yang Sudah Meninggal, Pertanda Buruk?

Arti Mimpi Diajak Pergi Orang yang Sudah Meninggal, Pertanda Buruk?

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Sifat dan Karakter Shio Monyet Pria dan Wanita, Cerdas hingga Penuh Rasa Ingin Tahu

Sifat dan Karakter Shio Monyet Pria dan Wanita, Cerdas hingga Penuh Rasa Ingin Tahu

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Usai Live Action, The Remarried Empress Dapat Adaptasi Anime Tayang 2027

Usai Live Action, The Remarried Empress Dapat Adaptasi Anime Tayang 2027

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 08:00 WIB

×