Kasus Terus Membludak, Dokter Prioritaskan Pasien yang Bisa Bertahan Hidup

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 03 April 2020 | 05:10 WIB
Kasus Terus Membludak, Dokter Prioritaskan Pasien yang Bisa Bertahan Hidup
Ilustrasi tenaga kesehatan. (shutterstock)

Suara.com - Semakin meningkatnya jumlah pasien terinfeksi virus corona atau Covid-19, kini dokter mesti memilih untuk memprioritaskan pasien yang punya kemungkinan bertahan hidup.

Saran itu dibuat oleh British Medical Association (BMA). Dokumen itu mengatakan bahwa para profesional kesehatan dapat dipaksa untuk membuat 'keputusan serius' jika rumah sakit kewalahan dengan pasien.

Dokumen tersebut memperingatkan bahwa keputusan terkait kebutuhan medis yang langka, seperti ventilator, dapat menentukan apakah sejumlah besar pasien akan menerima perawatan yang menyelamatkan jiwa atau tidak.

Ilustrasi APD. (Shutterstock)
Ilustrasi tenaga medis mengenakan APD untuk menangani pasien Corona Covid-19 . (Shutterstock)

Panduan baru BMA itu bertujuan untuk memastikan dokter memiliki dukungan yang jelas dan etis seandainya mereka harus membuat keputusan sulit terkait perawatan pasien selama pandemi.

"Melihat ke depan untuk beberapa minggu mendatang, jika pilihan sulit diperlukan, kami tahu mereka akan diperebutkan. Akan ada kemarahan dan rasa sakit," ujar ketua komite etika medis, BMA Dr John Chisholm, seperti dilansir dari Metro.co.uk.

Ia melanjutkan, orang-orang yang, dalam keadaan normal, akan menerima perawatan yang keras akan dapat diberikan paliasi untuk mendukung mereka yang memiliki kemungkinan lebih besar untuk mendapatkan manfaat.

“Tidak ada yang ingin membuat keputusan ini, tetapi jika melampaui sumber daya, keputusan ini harus dibuat.” kata dia.

Pedoman BMA menyatakan bahwa selama puncak pandemi, dokter mungkin harus menilai kelayakan seseorang untuk perawatan berdasarkan pada 'kapasitas untuk mendapat manfaat dengan cepat.

Profesional kesehatan mungkin berkewajiban untuk menarik pengobatan dari beberapa pasien untuk memungkinkan perawatan pasien lain dengan probabilitas kelangsungan hidup yang lebih tinggi.

baca juga

“Ini mungkin akan membuat mereka melakukan penarikan pengobatan dari individu yang stabil atau bahkan membaik tetapi penilaian objektifnya menunjukkan prognosis yang lebih buruk daripada pasien lain yang membutuhkan sumber daya yang sama," kata Chisholm.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tenaga Medis Positif Corona saat Hamil, IDI: Bisa Ganggu Pertumbuhan Janin

Tenaga Medis Positif Corona saat Hamil, IDI: Bisa Ganggu Pertumbuhan Janin

News | Kamis, 02 April 2020 | 11:38 WIB

84 Dokter Jakarta Positif Virus Corona, 2 Orang Lagi Hamil

84 Dokter Jakarta Positif Virus Corona, 2 Orang Lagi Hamil

News | Rabu, 01 April 2020 | 17:56 WIB

Pasien Bohong Hasil Tes Negatif, 10 Tenaga Medis Terancam Corona

Pasien Bohong Hasil Tes Negatif, 10 Tenaga Medis Terancam Corona

News | Selasa, 31 Maret 2020 | 20:13 WIB

Terkini

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

×