Suara.com - Virus corona Covid-19 tidak hanya menyebar melalui tetesan cairan pernapasan tubuh, tetapi juga permukaan yang terkontaminasi. Apalagi virus corona Covid-19 bisa bertahan di permukaan selama beberapa hari, salah satunya lift, gagang pintung dan lainnya.
Profesor Gunter Kampf, penulis utama dalam penelitian di RS Universitas Greifswald telah mengatakan bahwa fasilitas umum salah satu tempat yang bisa mempercepat penularan virus corona Covid-19.
"Di rumah sakit ini, pegangan pintu, tombol pemanggil perawat, meja, tempat tidur, bingkai hingga benda-benda umum lainnya bisa menularkan virus corona, baik benda yang terbuat dari logam maupun plastik," kata Profesor Gunter Kampf, penulis utama dalam penelitian di RS Universitas Greifswald dikutip dari Mirror.
Menurutnya, virus flu bisa bertahan hidup di permukaan yang keras atau benda mati lalu menginfeksi orang hidup selama 24 hingga 48 jam. Tetapi, virus corona yang mengontaminasi benda mati bisa bertahan hidup selama 9 hari untuk menularkannya ke orang hidup.
"Suhu rendah dan kelembapan udara tinggi semakin meningkatkan umur mereka," kara Profesor Kampf.

Lalu, bagaimana dengan koran? Beberapa orang mungkin berpikir bahwa koran yang dipegang oleh banyak orang mungkin bisa menularkan virus corona Covid-19.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Indonesia mengatakan bahwa koran yang telah disentuh oleh orang positif corona Covid-19 mungkin saja terkontaminasi virus. Virus corona Covid-19 itu juga bisa bertahan di permukaan koran selama beberapa waktu.
Tetapi, WHO mengatakan risiko seseorang terinfeksi virus corona Covid-19 dari koran masih tergolong rendah. Karena, tingkat risiko ini tergantung pada beberapa faktor.
Adapun beberapa faktor yang meningkatkan risiko seseorang tertular virus corona Covid-19 dari koran, misalnya seseorang telah terpapar banyak virus, lamanya virus bertahan di permukaaan, kondisi lingkungan dan lainnya.
Jadi, memegang koran bukan satu-satunya media yang bisa menyebarkan atau menularkan virus corona Covid-19 antar manusia.
Meski begitu, ahli kesehatan telah mengingatkan semua orang untuk tidak memegang area wajah (hidung, mulut dan mata) sebelum cuci tangan pakai sabun dan air. Karena, cuci tangan salah satu langkah paling ampuh mencegah penyebaran virus.