Kabar Duka, Beredar Kabar 25 Dokter Meninggal Akibat Virus Corona Covid-19

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Sabtu, 04 April 2020 | 19:49 WIB
Kabar Duka, Beredar Kabar 25 Dokter Meninggal Akibat Virus Corona Covid-19
Ilustrasi tenaga medis yang tangani virus corona Covid-19. [Paolo Miranda/BBC]

Suara.com - Kabar duka terus-menerus datang dari dokter dan tenaga medis yang menangani pasien virus corona atau Covid-19. Mereka dinyatakan gugur setelah terinfeksi saat harus menangani pasien Covid-19.

Hingga Sabtu, (24/4/2020) sebanyak 25 dokter dikabarkan meninggal dunia karena merawat pasien Covid-19. Daftar itu beredar di kalangan dokter dan tenaga kesehatan.

Suara.com mencoba mengkonfirmasi nama-nama tersebut.  Humas Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Indra Bustomi menyatakan bahwa mereka memang merupakan dokter yang menangani pasien Corona Covid-19.

"Iya itu dari informasi RS persahabatan, bener," kata Indra saat dihubungi Suara.com, Sabtu, (4/4/2020)

Dari daftar tersebut, 3 orang dokter di antaranya baru saja menghembuskan nafas terakhirnya.

Mereka antara lain DR.Dr. Lukman Bubakar SpOT (RsP), dr. Bernadette Albertine Francisca T, Sp.THT-KL, dan Dr Ketty, IDI Tangerang Selatan yang disebut-sebut ikut merawat Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (BKS) di RSPAD Gatot Soebroto.

[Twitter/IDI]
Dokter meninggal karena corona Covid-19.[Twitter/IDI]

Ketiga nama dokter ini juga sudah terunggah di media sosial instagram PB IDI, lengkap dengan foto dan ucapan belasungkawa. Kabar baru 3 dokter wafat ini juga dibenarkan Indra.

Namun dari daftar nama dokter yang beredar ada beberapa di antaranya yang ternyata meninggal bukan karena Corona Covid-19. Beberapa nama dokter tersebut adalah dr. Toni Daniel Silitonga petugas medis di Dinas Kesehatan Bandung Barat.

Pihak keluarga membantah kabar tersebut. Menurut pesan yang disampaikan pihak keluarga, dr. Toni meninggal karena serangan jantung.

"Saya anak pertama dari dr. Toni Silitonga. Ayah saya meninggal karena serangan jantung akibat kelelahan melakukan pemantauan dan edukasi dalam tugasnya sebagai Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular (P2M). Ayah saya memang memiliki riwayat penyakit jantung," tulis pesan yang diterima Suara.com.

Anak dari Dr. Maas Musa Sp.A, Nanda Vima Tasha, juga telah mengonfirmasi kepada Suara.com bahwa mendiang ayahnya bukan meninggal dunia, karena Covid-19. 

"Tanggal 1 April 2020 pukul 9.30: dr.  Maas meninggal karena serangan jantung. Dokter Maas sudah di rumah dan tidak bisa keluar sejak tahun 2018. Jadi tidak ada status ODP (Orang Dalam Pemantauan Covid-19) ataupun PDP (Pasien Dalam Pengawasan Covid-19)," tulis perwakilan keluarga mendiang dr. Maas kepada Suara.com, Minggu (5/4/2020). 

Itu pula yang dikemukakan oleh dr. Diah Kartika, anak dari dr Adi Santoso. Ia menjelaskan bahwa ayahnya meninggal, karena stroke.

"Penyebab ayah saya meninggal dikarenakan serangan stroke yang kedua kalinya. Subarachnoid Hemorragik (SAH) yang pertama terjadi pada bulan Januari 2020. Setelah itu sudah tidak praktek lagi," ungkap dr. Diah melalui surel yang diterima Suara.com, Senin (6/4/2020).

Sanggahan serupa disampaikan juga oleh Dekan FKM Undip Dr. Budiyono, S.KM. Ia mengungkapkan bahwa Dr. Anneke Suparwati, MPH , meninggal karena diabetes mellitus (DM) yang sudah lama diidapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lagi, IDI Laporkan 3 Dokter Meninggal Dunia karena Virus Corona

Lagi, IDI Laporkan 3 Dokter Meninggal Dunia karena Virus Corona

News | Sabtu, 04 April 2020 | 15:23 WIB

Kekurangan APD, Tenaga Medis di Inggris Meninggal Terinfeksi Covid-19

Kekurangan APD, Tenaga Medis di Inggris Meninggal Terinfeksi Covid-19

News | Sabtu, 04 April 2020 | 10:43 WIB

Ngeri, Dokter Temukan Kerusakan Sistem Otak pada Pasien Corona Covid-19

Ngeri, Dokter Temukan Kerusakan Sistem Otak pada Pasien Corona Covid-19

Health | Sabtu, 04 April 2020 | 07:00 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB