Kekurangan APD, Tenaga Medis di Inggris Meninggal Terinfeksi Covid-19

Iwan Supriyatna | Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Sabtu, 04 April 2020 | 10:43 WIB
Kekurangan APD, Tenaga Medis di Inggris Meninggal Terinfeksi Covid-19
Ilustrasi tenaga medis Covid-19. [Paolo Miranda/BBC]

Suara.com - Seorang tenaga medis di Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS), Thomas Harvey, meninggal akibat Covid-19. Putrinya Tamira Harvey, menuding pihak rumah sakit mengabaikan ayahnya. Meski telah melaporkan bahwa sang ayah memiliki gejala sakit Covid-19.

Harvey sebenarnya belum pernah melakukan tes Covid-19. Namun salah satu orang dalam di NHS mengkonfirmasi bahwa pria 57 tahun itu telah terinfeksi virus tersebut.

Menurut Tamira, ayahnya dikecewakan oleh rumah sakit tempat dia membantu merawat pasien stroke.

Seperti dilaporkan CNN, Tamira menuding bahwa Rumah Sakit Goodmayes London tidak memberikan alat pelindung diri (APD) kepada ayahnya.

"Kadang-kadang, sebagian dari kami hancur: kami merasa putus asa, kami menangis karena merasa tidak berdaya ketika kondisi pasien kami tidak membaik," tutur Paolo tentang dia dan rekan-rekan kerjanya. [Paolo Miranda/BBC]
Ilustrasi tenaga medis Covid-19. [Paolo Miranda/BBC]

Beberapa hari sebelum kematian Harvey, layanan darurat RS "menolak" datang untuk membawanya ke rumah sakit, kata Tamira. Padahal saat itu pernapasan Harvey telah terganggu.

Perwakilan NHS yang bertanggung jawab atas rumah sakit tersebut mengonfirmasi bahwa tidak ada pasien Covid-19. Mereka juga mengatakan telah mengikuti panduan APD nasional.

Sementara itu, NHS London yang memimpin layanan kesehatan publik di Inggris dan mengawasi layanan darurat, belum menerima tanggapan dari CNN.

London Ambulance Service (LAS) tidak menanggapi secara langsung klaim Tamira bahwa mereka menolak untuk membawa Thomas Harvey ke rumah sakit.

Pihak LAS mengatakan bahwa ada banyak permintaan ambulans pada layanan 999 dan 111 mereka saat ini.

Ada lebih dari 8.000 panggilan masuk ke ruang kendali 999 mereka setiap hari.

Tetapi Tamira tetap bersikeras bahwa kematian ayahnya harus dipertanggungkawabkan pemerintah Inggris. Menurutnya, Harvey telah terpapar virus di RS tempatnya bekerja karena kurangnya APD.

Sebelum meninggal, Harvey bercerita kepada Tamira bahwa APD yang disediakan RS tidak cukup.

"Dia memberi tahu saya, di bangsal mereka hanya ada celemek dan sarung tangan yang tipis," katanya.

Pandemi virus corona di Inggris saat tercatat mencapai 34.000 kasus dan angka kematian negara meningkat menjadi lebih dari 2.900, menurut data dari Universitas Johns Hopkins.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkes Pakai Obat Tamiflu, Apa Bedanya dengan Avigan yang Dibeli Jokowi?

Menkes Pakai Obat Tamiflu, Apa Bedanya dengan Avigan yang Dibeli Jokowi?

Health | Jum'at, 03 April 2020 | 11:00 WIB

Tenaga Medis Positif Corona saat Hamil, IDI: Bisa Ganggu Pertumbuhan Janin

Tenaga Medis Positif Corona saat Hamil, IDI: Bisa Ganggu Pertumbuhan Janin

News | Kamis, 02 April 2020 | 11:38 WIB

Pasien Bohong Hasil Tes Negatif, 10 Tenaga Medis Terancam Corona

Pasien Bohong Hasil Tes Negatif, 10 Tenaga Medis Terancam Corona

News | Selasa, 31 Maret 2020 | 20:13 WIB

Terkini

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:55 WIB

Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri

Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:47 WIB

Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:47 WIB

Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG

Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:19 WIB

Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri

Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:15 WIB

Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati

Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:14 WIB

KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi

KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:07 WIB

Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis

Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:07 WIB

Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:28 WIB

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:13 WIB