Dikira Gemuk, Ternyata Ada 4 Kg Kista Ovarium di Perut Perempuan Ini

Bimo Aria Fundrika | Frieda Isyana Putri | Suara.com

Senin, 06 April 2020 | 19:10 WIB
Dikira Gemuk, Ternyata Ada 4 Kg Kista Ovarium di Perut Perempuan Ini
Ilustrasi sakit di perut karena kista. (Shutterstock)

Suara.com - Dikira Gemuk, Ternyata Ada 4 Kg Kista Ovarium di Perut Perempuan Ini

Menyadari bahwa ia tak bisa bergerak seperti biasanya, seorang perempuan berusia 21 tahun memutuskan untuk memeriksakan dirinya ke rumah sakit. Perutnya yang sangat gemuk membuatnya kesulitan bahkan untuk mengikat tali sepatunya.

Menurut laporan dari BMJ Case Reports, dokter yang menanganinya langsung menjalankan prosedur ultrasound pada bagian abdomen dan pelvisnya. Tim dokter terkejut menemukan kista berdiameter 21 cm dan seberat 4 kg berada di sebagian besar abdomennya.

Akan tetapi mereka tidak tahu darimana kista tersebut berasal. Berdasarkan hasil CT Scan, kemungkinan besar kista tersebut berasal dari indung telur (ovarium) kiri sang pasien.

Dikutip dari Health.com, ia kemudian ditangani oleh ginekolog yang meminta untuk melakukan pindaian MRI ke bagian pelvisnya. Hasilnya membuat ginekolog tersebut percaya bahwa kista tersebut tak berasal dari kedua indung telur perempuan itu.

Bagaikan pingpong, perempuan tersebut diserahkan kepada dokter bedah untuk dilaksanakan operasi agar dapat mengetahui dari mana kista tersebut berasal.

Berdasarkan laporan tersebut, asal kista masih belum ditemukan. Dokter mencoba melaksanakan operasi pengangkatan kista tanpa mengetahui pasti kista apakah itu.

Mereka menjalankan laparotomi, sebuah prosedur yang melibatankan memotong dinding abdomen, dan kista tersebut berhasil diangkat. Ternyata terungkap bahwa kista jinak tersebut memang menempel pada ovarium kiri sang pasien.

"Kista abdomen raksasa adalah kejadian langka dan membutuhkan reseksi karena gejala terkait," tulis laporan tersebut.

Beberapa komplikasi yang bisa terjadi karena kista abdomen raksasa sangat panjang, antara lain gangguan pencernaan, muntah, nyeri, mual dan perut membuncit.

Si pasien berhasil pulih dan diperbolehkan pulang dari rumah sakit tiga hari setelah pengangkatan kista tersebut.

Yang membuat kista ovarium berbahaya adalah terkadang mereka pecah, yang bisa menyebabkan nyeri pelvis bagian atas atau bagian bawah abdomen. Haid yang tidak teratur bisa menjadi tanda adanya kista ovarium, namun tidak selalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Abaikan Benjolan di Pergelangan Tangan, Bisa Jadi Tumbuh Kista!

Jangan Abaikan Benjolan di Pergelangan Tangan, Bisa Jadi Tumbuh Kista!

Health | Kamis, 27 Februari 2020 | 11:21 WIB

Disangka Hamil Kembar, Ternyata Wanita ini Punya Kista Ovarium

Disangka Hamil Kembar, Ternyata Wanita ini Punya Kista Ovarium

Health | Senin, 10 Februari 2020 | 17:06 WIB

Mengenal Kista Dermoid, Kista Bawaan Lahir yang Bisa Berisi Rambut

Mengenal Kista Dermoid, Kista Bawaan Lahir yang Bisa Berisi Rambut

Health | Rabu, 05 Februari 2020 | 09:25 WIB

Terkini

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:05 WIB

Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia

Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia

Health | Kamis, 12 Maret 2026 | 08:38 WIB