Pakar Jelaskan Cara Aman Pakai Masker Kain, Boleh Sisipkan Tisu Basah?

M. Reza Sulaiman | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 06 April 2020 | 21:43 WIB
Pakar Jelaskan Cara Aman Pakai Masker Kain, Boleh Sisipkan Tisu Basah?
Gunakan Masker Kain Saat Kamu Keluar Rumah

Suara.com - Pakar Jelaskan Cara Aman Pakai Masker Kain, Boleh Sisipkan Tisu Basah?

Penggunaan masker saat ini bukan hanya dianjurkan kepada orang sakit dan tenaga medis. Orang sehat jika melakukan aktivitas di luar rumah juga diwajibkan menggunakan masker berbahan kain untuk menghindari risiko penularan virus Corona Covid-19.

Meski efektivitas menangkal virus tidak sebesar masker medis, tapi penggunaan masker kain bisa jadi solusi kelangkaan agar tenaga kesehatan tak kekurangan alat pelindung diri.

Agar lebih aman, penggunaan masker kain sebaiknya disisipkan dengan tisu.

"Bisa di sisipkan tisu," kata ahli Epidemiologi Universitas Indonesia Syahrizal Syarif kepada suara.com, Senin (6/4/2020).

Syahrizal menyarankan, sebaiknya tisu yang digunakan jangan tisu basah. Meski tisu basah mengandung antiseptik, tapi tisu kering bisa berfungsi untuk menyerap keringat.

"Tisu biasa justru untuk serap cairan. Tapi tidak pakai tisu juga sudah oke," ucapnya.

Untuk pemakaian, masker kain disarankan hanya sekali pakai kemudian segera dicuci dengan sabun dan air bersih.

Sebelumnya, Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito menyampaikan bahwa masker kain dapat menangkal virus hingga 70 persen.

Dian Sastro pakai masker kain. (Instagram/@therealdisastr)
Dian Sastro pakai masker kain. (Instagram/@therealdisastr)

"Sesuai hasil penelitian bahwa masker kain dapat menangkal virus hingga 70 persen. Meski demikian masyarakat tetap menjaga jarak 1 hingga 2 meter saat di keramaian," kata Wiku dalam konferensi pers melalui kanal YouTube BNPB Indonesia, Minggu (5/4/2020).

Masker kain tersebut sebaiknya, sambung dia, dibuat tiga lapisan. Menurut Wiku, hal itu untuk meningkatkan efektifitas dalam menangkal virus Corona Covid-19.

Wiku menjelaskan bahwa masker kain merupakan salah satu jenis masker yang biasa digunakan. Sementara dua jenis lainnya, yakni masker bedah dan masker N-95 dikhususkan untuk tenaga medis yang menangani langsung pasien Covid-19.

Meski dapat menggunakan masker, Wiku mengatakan, tindakan paling tepat tetaplah berada di rumah alias di rumah aja jika tidak ada keperluan mendesak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tagih Janji Jokowi, DPR Minta Pemerintah Bagikan Masker Gratis Lewat RT/RW

Tagih Janji Jokowi, DPR Minta Pemerintah Bagikan Masker Gratis Lewat RT/RW

News | Senin, 06 April 2020 | 20:51 WIB

Kemenparekraf : Masyarakat Tanah Air Respons Positif Gerakan Masker Kain

Kemenparekraf : Masyarakat Tanah Air Respons Positif Gerakan Masker Kain

News | Senin, 06 April 2020 | 19:05 WIB

Dukung Pemerintah, Yuni Shara Imbau Masyarakat Pakai Masker

Dukung Pemerintah, Yuni Shara Imbau Masyarakat Pakai Masker

Entertainment | Senin, 06 April 2020 | 18:50 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB