734 dari 2.500 Tenaga Medis di Salah Satu RS Michigan Positif Corona

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 09 April 2020 | 11:04 WIB
734 dari 2.500 Tenaga Medis di Salah Satu RS Michigan Positif Corona
Ilustrasi tenaga medis tengah melakukan swab tes (VOA Indonesia)

Suara.com - Ratusan petugas kesehatan dengan sistem rumah sakit besar terintegrasi di Michigan, Amerika Serikat telah dikonfirmasi poitif corona. Hal tersebut diumumkan oleh kepala petugas klinis rumah sakit, Dr. Adnan Munkara pada Senin (6/4/2020).

Dilansir dari Health, Dr. Munkara melaporkan bahwa setidaknya 734  dari 2500 pekerja medis yang diuji di Rumah Sakit Henry Ford Health System dinyatakan positif corona

"Kami telah menguji hampir 2.500 anggota tim di seluruh organisasi kami yang sebagian besar di antaranya dinyatakan negatif," kata Munkarah dalam sebuah pernyataan kepada Detroit Free Press.

Munkara mencatat bahwa jumlah kasus yang dikonfirmasi di antara stafnya hanya 2,1% dari 31.600 karyawan sejak 12 Maret.

"Jika kami ingin menguji seluruh populasi, Anda akan melihat jumlah lebih besar orang yang positif," kata Munkara.

"Menguji positif hanyalah ukuran seberapa menular virus ini," tambahnya.

Ilustrasi seorang petugas medis sedang memegang jarum suntik di hadapan pasien (Shutterstock).
Ilustrasi seorang petugas medis sedang memegang jarum suntik di hadapan pasien (Shutterstock).

Meskipun begitu, ada kemungkinan lebih banyak kasus Covid-19 karena rumah sakit menguji sekitar 2.500 karyawan di mana 29 persen dari staf yang dites dinyatakan positif Covid-19.

"Anggota tim kami adalah aset terbesar kami dan kesehatan serta keselamatan mereka adalah prioritas utama karena kami terus menanggapi pandemi ini," kata Munkarah seperti yang dikutip oleh Health.

"Kami tahu kami tidak kebal terhadap potensi paparan dan kami tetap bersyukur atas keberanian dan dedikasi seluruh tim kami," tambahnya.

Henry Ford Health System bukan satu-satunya penyedia layanan kesehatan yang melihat lonjakan kasus pada staf. Rumah sakit Michigan lain bahkan melaporkan 1.500 stafnya, termasuk 500 perawat tidak dapat bekerja karena gejala Covid-19.

Menurut Universitas John Hopkins, Michigan per Kamis (9/3/2020) memiliki lebih dari 20.346 kasus yang dikonfirmasi, teritinggi ketiga di Amerika Serikat.  Michigan diasumsikan akan mengalami puncak wabah pada minggu ini, bersama dengan New York dan New Orleans.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ortunya Tak Terjangkit, Bayi 2 Tahun Sakit-sakitan dan Berstatus PDP Corona

Ortunya Tak Terjangkit, Bayi 2 Tahun Sakit-sakitan dan Berstatus PDP Corona

News | Kamis, 09 April 2020 | 10:10 WIB

Daftar 10 Jenis Angkutan Barang Boleh Beroperasi Selama Jakarta PSBB Corona

Daftar 10 Jenis Angkutan Barang Boleh Beroperasi Selama Jakarta PSBB Corona

News | Kamis, 09 April 2020 | 10:05 WIB

Desa Tasikmalaya Bikin Rumah Isolasi Pemudik yang Dicurigai Membawa Corona

Desa Tasikmalaya Bikin Rumah Isolasi Pemudik yang Dicurigai Membawa Corona

Jabar | Kamis, 09 April 2020 | 09:59 WIB

Terkini

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB