Studi Ungkap 1 dari 5 Pasien Covid-19 Alami Kerusakan Jantung

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 09 April 2020 | 12:00 WIB
Studi Ungkap 1 dari 5 Pasien Covid-19 Alami Kerusakan Jantung
Ilustrasi jantung manusia (Shutterstock).

Suara.com - Studi Ungkap 1 dari 5 Pasien Covid-19 Alami Kerusakan Jantung.

Virus corona Covid-19 memang menyerang saluran pernapasan atau paru-paru. Tetapi sebuah studi kecil yang diterbitkan 27 Maret oleh JAMA Cardiology mengungkap 1 dari 5 pasien Covid-19 mengalami masalah kerusakan jantung.

Mengutip Live Science, Kamis (9/4/2020) ahli jantung berpendapat ini terjadi karena jantung mengalami kesulitan memompa darah akibat asupan oksigen yang tidak cukup.

Di lain sisi, peneliti juga berasumsi virus menyerang langsung sel jantung atau anggota tubuh lain yang pada akhirnya malah memiliki efek merusak jantung.

"Kami tahu bahwa ini bukan satu-satunya virus yang memengaruhi jantung," ujar Dr. Mohammad Madjid, Asisten Profesor Sekolah Kedokteran McGovern Universitas Texas Houston.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada 2018 di New England Journal of Medicine mengungkap, risiko orang terkena serangan jantung meningkat sekitar enam kali lipat ketika seseorang teinfeksi virus flu.

Terlebih lagi, selama pandemi virus influenza yang pernah terjadi, lebih banyak pasien yang meninggal karena komplikasi jantung karena pneumonia, sebagaimana gejala virus corona. Ini diungkap dalam penelitian yang diterbitkan jurnal JAMA Cardiology pada 27 Maret lalu.

Infeksi virus dapat menganggu aliran darah ke jantung, menyebabkan detak jantung tidak teratur dan gagal jantung.

Jika virus flu bisa melakukan itu, maka virus corona atau SARS CoV 2 penyebab sakit Covid-19 bisa jadi memiliki efek merusak kesehatan jantung yang sama atau bahkan lebih merusak dibanding dengan infeksi virus lainnya.

Dr. Erin Michos Associate director of cardiology preventif Johns Hopkins School of Medicine berpendapat jika enzim pelindung organ jantung dan paru bagai pedang bermata dua.

Ini karena sel-sel di jantung dan paru-paru ditutupi oleh protein permukaan yang dikenal dengan angiotensin converting enzyme 2 (ACE2), molekul ini dapat menjadi reseptor atau pintu masuk bagi virus untuk memasuki sel.

Di satu sisi ACE2 dapat sebagai gerbang masuk virus, tapi di sisi lain juga berfungsi sebagai pelindung jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ortunya Tak Terjangkit, Bayi 2 Tahun Sakit-sakitan dan Berstatus PDP Corona

Ortunya Tak Terjangkit, Bayi 2 Tahun Sakit-sakitan dan Berstatus PDP Corona

News | Kamis, 09 April 2020 | 10:10 WIB

Update Corona Covid-19 Global 9 April 2020:  Pasien Sembuh Capai 79 Persen

Update Corona Covid-19 Global 9 April 2020: Pasien Sembuh Capai 79 Persen

Health | Kamis, 09 April 2020 | 09:53 WIB

Kenali Bahaya Meningitis, Penyakit Penyebab Glenn Fredly Meninggal

Kenali Bahaya Meningitis, Penyakit Penyebab Glenn Fredly Meninggal

Health | Kamis, 09 April 2020 | 07:58 WIB

Terkini

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB