Kasus Positif Bertambah 337, Jubir Covid-19: Ini Gambaran Menyedihkan

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 09 April 2020 | 16:43 WIB
Kasus Positif Bertambah 337, Jubir Covid-19: Ini Gambaran Menyedihkan
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto (Capture Youtube BNPB Indonesia)

Suara.com - Kasus Positif Bertambah 337, Jubir Covid-19: Ini Gambaran Menyedihkan

Pemerintah mengaku semakin gencar dan giat melakukan penelusuran kasus positif virus corona atau Covid-19 di Indonesia. Hasilnya, rekor baru berhasil dicetak karena hanya dalam satu hari ada penambahan sebanyak 337 kasus positif Covid-19 baru di Indonesia.

"Terdapat penambahan kasus baru 337, sehingga jumlah menjadi 3.293 kasus," ujar Juru Bicara Pemerintah terkait Penangan Covid-19 Achmad Yurianto di Graha BNPB, Jakarta Timur, Kamis (9/4/2020).

Kata Yurianto, semua itu didapat berdasarkan hasil pemeriksaan dengan spesimen atau sampel dahak atau PCR. Hingga saat ini, jumlah spesimen yang sudah diperiksa sebanyak 16.500 sampel dari 300 rumah sakit rujukan Covid-19, RS swasta, Polri, dan TNI.

Dari data itu juga didapat kasus meninggal dunia yang bertambah sebanyak 40 orang meninggal, sehingga jumlah total kasus kematian sebanyak 280 orang di Indonesia. Serta ada 30 pasien yang dinyatakan sembuh, yang artinya jumlah kesembuhan mencapai 252 orang.

"Gambaran ini sangat menyedihkan untuk kita, karena kita tahu penularan masih terus berlangsung. Ini gambarkan kondisi masyarakat kita seminggu lalu," kata dia.

Dirjen P2P Kemenkes RI menjelaskan memang pada dasarnya masa inkubasi virus di dalam tubuh terjadi selama 14 hari. Tapi rata-rata gejala sudah terlihat di hari ke-5 dan ke-6 usai tertular.

"Jadi gunakan masker seminggu ini, apakah kepatuhan ini dijalankan dengan baik atau tidak," tutupnya.

Dari data penambahan 337 kasus baru yang dirilis, kasus positif itu masih didominasi di ibukota Jakarta dengan sebanyak 236 orang positif baru. Disusul Jawa Timur 27 orang, Jawa Barat 11 orang, Bali 14 orang dan Riau 13 orang, dan Sulawesi Selatan 10 orang.

baca juga

DKI Jakarta juga masih mendominasi kasus kematian yang terjadi 24 jam ke belakang. Dari 40 kematian, 28 di antaranya terjadi di ibukota. Disusul Jawa Barat 5 orang, Banten 2 orang, Kalimantan Selatan 2 orang, Sulawesi Selatan 2 orang, dan Jawa Timur 1 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Ini Meninggal 40 Orang, Angka Kematian Positif Corona Jadi 280 Pasien

Hari Ini Meninggal 40 Orang, Angka Kematian Positif Corona Jadi 280 Pasien

News | Kamis, 09 April 2020 | 16:25 WIB

Dokter Contohkan Teknik Pernapasan untuk Ringankan Gejala Corona Covid-19

Dokter Contohkan Teknik Pernapasan untuk Ringankan Gejala Corona Covid-19

Health | Kamis, 09 April 2020 | 15:29 WIB

Keluh Kesah Tim Medis Korea Selatan urus Pasien Covid-19

Keluh Kesah Tim Medis Korea Selatan urus Pasien Covid-19

Video | Kamis, 09 April 2020 | 14:30 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×