Masa Isolasi Mandiri Picu Serangan Panik, Atasi dengan Latihan Pernapasan!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 11 April 2020 | 15:05 WIB
Masa Isolasi Mandiri Picu Serangan Panik, Atasi dengan Latihan Pernapasan!
Ilustrasi meditasi. (Shutterstock)

Suara.com - Masa isolasi mandiri selama wabah virus corona Covid-19 tidak hanya membatasi ruang gerak seseorang, tetapi juga memengaruhi kondisi mental. Masa-masa seperti ini bisa menyebabkan kecemasan dan serangan panik pada seseorang.

Jika Anda salah satu orang yang belum pernah merasakan serangan panik, mungkin gejalanya akan terasa menakutkan ketika pertama kali.

Adapun gejala serangan panik, meliputi detak jantung kencang, berkeringat, anggota tubuh gemetar, sesak napas, pingsan, mual dan perasaan takut. Anda mungkin mengalami salah satu dari semua gejala atau justru lebih.

Dilansir dari Metro, biasanya serangan panik akan berlangsung beberapa menit hingga 20 menit. Jika Anda belum pernah merasakannya, mungkin Anda mengalami kondisi ini hanya selama masa pandemi virus corona Covid-19.

Setiap orang yang mengalami serangan panik pun memiliki penanganan yang berbeda. Tapi, cara paling umum untuk mengendalikannya adalah bermeditasi dan latihan pernapasan.

Ilustrasi latihan pernapasan (shutterstock)
Ilustrasi latihan pernapasan (shutterstock)

Latihan pernapasan sederhana membantu melepaskan aliran nitrak oksida dalam tubuh dan menenangkan detak jantung.

Menurut American Institute of Stress, mengambil napas dalam atau pernapasan perut selama 20-30 menit per hari bisa mengurangi kecemasan dan stres. Jadi, latihan pernapasan ini tidak hanya berguna saat mengalami serangan panik, tetapi juga bisa menjadi langkah pencegahan.

Cara latihan pernapasan

Helena Bourdillon, seorang pelatih pernapasan yang juga pernah menggunakan tekniknya untuk melawan depresi, mengatakan latihan ini tidak akan menyembuhkan seseorang dari infeksi virus corona Covid-19.

"Latihan pernapasan ini akan membuat kita merasa lebih tenang dan tubuh merespons dengan baik. Secara fisik, kita bisa meningkatkan atau meringankan banyak penyakit," jelasnya.

Menurutnya, latihan pernapasan ini akan membantu seseorang secara mental. Adapun teknik pernapasan untuk mengatasi serangan panik dan masalah mental lainnya, yakni:

Ilustrasi pasangan meditasi di kamar tidur. (Shutterstock)
Ilustrasi pasangan meditasi di kamar tidur. (Shutterstock)

1. Tarik napas masuk dan keluar dari hidung
2. Duduk tegak (atau sedikit bersandar) untuk membantu menarik udara ke bagian bawah paru-paru supaya perasaan lebih lega
3. Napaslah lebih dalam untuk merangsang sistem saraf dan perlahan rentangkan napas saat merasa rileks

"Jika Anda sudah merasakan lebih rileks, maka perlambat hitungannya untuk mengatasi stres," jelasnya.

Menurut Helena, aspek yang paling penting dari teknik pernapasan ini adalah bernapas melalui hidung karena ada beberapa alasan khusus.

"Hidung dan sinus kita mengambil sekitar 30 persen dari ruang di tengkorak untuk menyaring, menghangatkan, melembapkan udara dan memproduksi nitric oxide," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penerima Bansos Harus Muslim, Dinsos Babel: Kami Tak Berniat Diskriminasi

Penerima Bansos Harus Muslim, Dinsos Babel: Kami Tak Berniat Diskriminasi

News | Sabtu, 11 April 2020 | 14:53 WIB

Keluyuran, 40 Persen Anak-anak Masih Tak Betah di Rumah saat Corona

Keluyuran, 40 Persen Anak-anak Masih Tak Betah di Rumah saat Corona

News | Sabtu, 11 April 2020 | 14:07 WIB

Terinfeksi Corona Covid-19, Wanita Ini Cerita Gejala Memburuk di Hari Ke-5

Terinfeksi Corona Covid-19, Wanita Ini Cerita Gejala Memburuk di Hari Ke-5

Health | Sabtu, 11 April 2020 | 14:14 WIB

Terkini

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB