Peneliti Temukan 6 Jenis Virus Corona Lain pada Kelelawar, Berbahayakah?

Angga Roni Priambodo, Rosiana Chozanah

Minggu, 12 April 2020 | 10:33 WIB
Peneliti Temukan 6 Jenis Virus Corona Lain pada Kelelawar, Berbahayakah?
Ilustrasi: Peneliti Temukan 6 Jenis Virus Corona Lain pada Kelelawar. [Shutterstock]

Suara.com - Ilmuwan telah menemukan enam virus corona baru pada kelelawar di Myanmar. Virus-virus ini juga termasuk dalam keluarga yang sama dengan Sars-CoV-2, SARS, serta Mers.

Dilansir Live Sceince, peneliti menemukan virus corona ini ketika mensurvei kelelawar di Myanmar sebagai bagian dari program yang didanai pemerintah.

Program ini disebut PREDICT untuk mengidentifikasi penyakit menular yang berpotensi menular dari hewan ke manusia.

Jadi, kelelawar adalah hewan pertama karena dianggap sebagai hewan yang 'menampung' ribuan virus corona yang belum ditemukan.

Seperti yang diketahui, virus corona jenis baru penyebab Covid-19 juga diduga berasal dari kelelawar.

Ilustrasi kelelawar. [Kelelawar].
Ilustrasi kelelawar. (Shutterstock)

Antara 2016 hingga 2018 ilmuwan mengumpulkan ratusan sampel air liur dan kotoran kelelawar dari 464 kelelawar dengan 11 spesies berbeda.

Mereka mengambil sampel di tiga lokasi berbeda di Myanmar, di mana manusia melakukan kontak dekat dengan satwa liar.

"Dua dari situs (tempat rekreasi dan budaya) ini juga menampilkan sistem gua yang populer di mana orang-orang secara rutin terpapar kelelawar melalui panen guano, praktik keagamaan, dan ekowisata," tulis peneliti dalam studi mereka yang terbit secara daring pada Kamis (9/4/2020) di jurnal PLOS ONE.

Para peneliti menganalisis urutan genetik dari sampel ini dan membandingkannya dengan genom virus corona yang diketahui.

baca juga

Virus baru ditemukan pada tiga spesies kelelawar: kelelawar rumah kuning Asia Raya (Scotophilus heathii), kelelawar berekor bebas keriput (Chaerephon plicatus), dan kelelawar berhidung daun Horsfield (Hipposideros larvatus).

Kelelawar vampir (Shutterstock)
Kelelawar vampir (Shutterstock)

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami potensi enam virus yang baru ditemukan ini, apakah dapat berpindah ke spesies lain dan bagaimana mereka dapat berdampak pada kesehatan dunia.

"Banyak virus corona mungkin tidak menimbulkan risiko bagi manusia, tetapi ketika kami mengidentifikasi penyakit ini sejak dini pada hewan, pada sumbernya, kami memiliki peluang berharga untuk menyelidiki potensi ancaman," terang penulis studi Suzan Murray, direktur Smithsonian's Global Health Program.

Menurutnya, pengawasan, penelitian dan pendidikan yang hati-hati adalah 'alat' terbaik untuk mencegah pandemi sebelum terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah

Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:45 WIB

Angsa dan Kelelawar: Ketika Kebenaran Tidak Sesederhana Hitam dan Putih

Angsa dan Kelelawar: Ketika Kebenaran Tidak Sesederhana Hitam dan Putih

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 15:30 WIB

Arti Kelelawar Masuk Rumah di Malam Hari Menurut Primbon Jawa, Pertanda Rezeki?

Arti Kelelawar Masuk Rumah di Malam Hari Menurut Primbon Jawa, Pertanda Rezeki?

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 13:38 WIB

Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun

Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun

Otomotif | Rabu, 17 Juni 2026 | 15:38 WIB

Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19

Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:23 WIB

IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi

IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:05 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Menanam Cahaya di Negeri Kelelawar

Menanam Cahaya di Negeri Kelelawar

Your Say | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:15 WIB

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:24 WIB

Terkini

5 Moisturizer untuk Mencegah Penuaan Dini di Usia 20-an, Mulai Rp40 Ribuan

5 Moisturizer untuk Mencegah Penuaan Dini di Usia 20-an, Mulai Rp40 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:43 WIB

Arti Mimpi Pindah Rumah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Perubahan?

Arti Mimpi Pindah Rumah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Perubahan?

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:30 WIB

Rp11 Triliun untuk Rekening Massal: Kebijakan Publik Kehilangan Prioritas?

Rp11 Triliun untuk Rekening Massal: Kebijakan Publik Kehilangan Prioritas?

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 11:30 WIB

Arab Saudi Tembak Jatuh 2 Drone Houthi yang Mengincar Wilayah Riyadh

Arab Saudi Tembak Jatuh 2 Drone Houthi yang Mengincar Wilayah Riyadh

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:29 WIB

Kenangan Surya Paloh Pernah Larang Guruh Soekarnoputra Jadi Ketum Partai

Kenangan Surya Paloh Pernah Larang Guruh Soekarnoputra Jadi Ketum Partai

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:26 WIB

Bupati Gowa Tersangka, Gubernur Sulsel: Wakilnya Menjalankan Pemerintahan Sementara

Bupati Gowa Tersangka, Gubernur Sulsel: Wakilnya Menjalankan Pemerintahan Sementara

Sulsel | Sabtu, 26 September 2026 | 11:21 WIB

Cara Pakai Cleanser Sekaligus Masker Viva untuk Cegah Kerutan pada Kulit Kering

Cara Pakai Cleanser Sekaligus Masker Viva untuk Cegah Kerutan pada Kulit Kering

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:20 WIB

TP2DD Jatim Raih Penghargaan, Gubernur Khofifah Pastikan Digitalisasi Bermanfaat bagi Masyarakat

TP2DD Jatim Raih Penghargaan, Gubernur Khofifah Pastikan Digitalisasi Bermanfaat bagi Masyarakat

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 11:20 WIB

Benjamin Netanyahu Sembunyikan Peringatan UEA Soal Ancaman Serangan Besar Hamas

Benjamin Netanyahu Sembunyikan Peringatan UEA Soal Ancaman Serangan Besar Hamas

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:11 WIB

Karhutla Terus Berulang, APHI Soroti Masalah Tata Kelola Lahan dan Ekonomi Warga

Karhutla Terus Berulang, APHI Soroti Masalah Tata Kelola Lahan dan Ekonomi Warga

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 11:10 WIB

×