Bertempur dengan Covid-19, Banyak Tenaga Kesehatan yang Sulit Tidur

Vania Rossa, Frieda Isyana Putri

Rabu, 15 April 2020 | 15:30 WIB
Bertempur dengan Covid-19, Banyak Tenaga Kesehatan yang Sulit Tidur
Ilustrasi Tenaga Kesehatan. (Shutterstock)

Suara.com - Bukan hanya Anda yang sulit tidur karena gelisah di tengah pandemi Covid-19 ini. Studi terbaru juga menyebutkan banyaknya tenaga kesehatan garda depan yang melawan pandemi virus corona mengalami kesulitan tidur.

Peneliti pada studi tersebut juga menemukan bahwa mereka yang memiliki insomnia juga akan mengalami depresi, kecemasan, dan trauma yang didasari stres.

Studi ini melibatkan hampir 1.600 tenaga kesehatan yang menyelesaikan kuesioner online antara 29 Januari hingga 3 Februari di puncaknya wabah Covid-19 di China.

Dua pertiga atau 36 persen di antaranya melaporkan gejala insomnia. Tingkat depresi secara keseluruhan sangat tinggi pada mereka yang memiliki insomnia (87 persen) ketimbang mereka yang tidak memilikinya (31 persen).

Persentase dan perbedaan antara mereka yang dengan dan tanpa insomnia mirip dengan hasil untuk kecemasan dan trauma yang didasari stres, demikian dilaporkan WebMD.

Faktor terpenting terkait insomnia di antara tenaga kesehatan adalah ketidakpastian yang kuat tentang pengendalian efektif penyakit di antara para tenaga kesehatan.

Dan rasa ketidakpastian yang kuat ini 3,3 kali lebih tinggi pada mereka yang mengidap insomnia ketimbang yang tidak.

Pendidikan yang rendah juga terkait dengan insomnia. Para tenaga kesehatan lulusan SMA atau kurang, 2,7 kali lebih mungkin mengalami insomnia dibanding mereka yang memiliki gelar doktor.

"Secara umum, insomnia terkait stres bersifat sementara dan hanya berlangsung selama beberapa hari," kata Bin Zhang, penulis studi tersebut, dan profesor di Southern Medical University di Guangzhou, China.

baca juga

"Tetapi apabila wabah Covid-19 berlanjut, insomnia ini perlahan bisa menjadi insomnia kronis dalam aturan klinis," lanjutnya.

Para peneliti mencatat bahwa tenaga kesehatan dalam studi tersebut memiliki tingkat stres yang tinggi secara umum karena mereka berada dalam kontak dekat dengan pasien positif yang bisa saja menularkan ke mereka.

Mereka khawatir apabila mereka menularkan kepada keluarga dan teman, dan mereka harus mengenakan alat pelindung diri lebih dari 12 jam.

"Dalam kondisi berbahaya ini, staf medis jadi lelah secara mental dan fisik, dan kemudian mengalami risiko insomnia karena tingginya tingkat stres," tulis para peneliti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terinfeksi Covid-19, Satpam di Grobogan Malah Pulang Kampung dan Main Voli

Terinfeksi Covid-19, Satpam di Grobogan Malah Pulang Kampung dan Main Voli

News | Rabu, 15 April 2020 | 13:01 WIB

117 Juta Anak Berisiko Terlambat Imunisasi  Vaksin Campak Akibat Covid-19

117 Juta Anak Berisiko Terlambat Imunisasi Vaksin Campak Akibat Covid-19

Health | Rabu, 15 April 2020 | 12:44 WIB

Wow, Sudah Ada 70 Vaksin Virus Corona yang Dikembangkan di Seluruh Dunia

Wow, Sudah Ada 70 Vaksin Virus Corona yang Dikembangkan di Seluruh Dunia

Health | Rabu, 15 April 2020 | 11:39 WIB

Terkini

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:09 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Meroket 1.004 Persen, Jumlah Rekening Emas BRI di BRImo Tembus 3 Juta

Meroket 1.004 Persen, Jumlah Rekening Emas BRI di BRImo Tembus 3 Juta

Bri | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:28 WIB

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dibawa ke Paripurna, Siap Disahkan Jadi UU

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dibawa ke Paripurna, Siap Disahkan Jadi UU

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:18 WIB

Jejak Gugatan Karhutla Sumsel, 8 Perusahaan Pernah Masuk Perkara: Begini Panjang Perjalanan Hukumnya

Jejak Gugatan Karhutla Sumsel, 8 Perusahaan Pernah Masuk Perkara: Begini Panjang Perjalanan Hukumnya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Langkah Kecil untuk Tumbuh Sehat, Kilang Plaju Dukung Gizi Anak Sungai Rebo

Langkah Kecil untuk Tumbuh Sehat, Kilang Plaju Dukung Gizi Anak Sungai Rebo

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:01 WIB

×