PDSKJI Teliti Kesehatan Mental Tenaga Kesehatan yang Tangani Covid-19

Senin, 06 April 2020 | 05:08 WIB
PDSKJI Teliti Kesehatan Mental Tenaga Kesehatan yang Tangani Covid-19
Ilustrasi Tenaga Kesehatan. (Shutterstock)

Suara.com - Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) tengah melakukan penelitian kesehatan mental kepada para tenaga medis di Jakarta yang menangani langsung pasien Covid-19.

Menurut anggota PDSKJI, Dr. Nova Riyanti Yusuf, kabar meninggalnya sejumlah dokter senior yang tengah menangani pasien Covid-19 cukup membuat para tenaga medis lain terpukul.

"Kepergiaan senior-senior kita sebenarnya meruntuhkan sedikit demi sedikit semangat kita. Artinya, ini tidak mudah," kata Nova dalam diskusi online pada akun Facebook Sandiaga Uno, Minggu (5/4/2020).

Nova mengatakan, penelitian itu meniru yang telah dilakukan China sebelumnya. Negeri Tirai Bambu itu melakukan survei terhadap 1.257 tenaga kesehatan. Dari total koresponden, 60 persen di antaranya bekerja di rumah sakit Wuhan, pusat wabah virus corona.

Sementara itu, 41,5 persen merupakan tenaga kesehatan yang bersentuhan langsung dengan pasien positif Covid-19. Terdiri dari 60 persen perawat, 39 persen dokter dengan rentang usia 64 tahun, 7 persen di antaranya 26 hingga 40 tahun, dan 76 persen berjenis kelamin perempuan.

Hasil survei kejiwaan terhadap tenaga medis di China, lanjut Nova, menunjukkan bahwa separuhnya mengalami depresi.

"Gejala kejiwaan yang muncul kepada mereka 50,4 persen mengalami gejala depresi. Kecemasan 44,6 persen, insomnia 34 persen, dan stres 71,5 persen," papar Nova.

Ia menambahkan, tenaga medis yang berhadapan langsung dengan pasien positif Covid-19 dan kelompok tim medis perempuan berisiko paling tinggi mengalami masalah kejiwaan.

"Kita lihat nanti di Jakarta. Kita baru akan running," katanya.

Baca Juga: Sedih Banget! 12 Ribu Tenaga Kesehatan Spanyol Positif Corona Covid-19

Oleh karena itu, Nova menyampaikan bahwa tenaga kesehatan harus dibuat merasa aman dengan memastikan fasilitas alat pelindung diri (APD) memadai.

Jika perasaan aman telah dimiliki, lanjut Nova, tenaga medis bisa nyaman dan memberikan pelayaan terbaik kepada pasien.

"Juga menjaga kesehatan fisik dan mental tim medis, serta asupan makanan bergizi. Terakhir waktu istirahat baik bagi para tenaga kesehatan," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI