Ruam Merah Jadi Gejala Baru Virus Corona, Dokter Kulit Beberkan Sebabnya

M. Reza Sulaiman | Lilis Varwati | Suara.com

Jum'at, 17 April 2020 | 08:00 WIB
Ruam Merah Jadi Gejala Baru Virus Corona, Dokter Kulit Beberkan Sebabnya
Ruam merah gejala baru virus Corona. (Shutterstock)

Suara.com - Ruam Merah Jadi Gejala Baru Virus Corona, Dokter Kulit Beberkan Sebabnya

Pasien Covid-19 mengalami gejala baru dengan munculnya ruam-ruam merah pada kulit. Persautan Nasional Dermatologis-Venereologis Prancis (SNDV) bahkan menyebut bahwa gejala dermatoligis itu bisa muncul tanpa diiringi masalah pernapasan, seperti umumnya dirasakan pasien virus Corona Covid-19 pada umumnya.

Terkait hal ini, dokter spesialis kulit dan kelamin Henry Tanojo mengatakan dampak pada kulit bisa saja terjadi akibat dari manifestasi virus di dalam tubuh atau bahkan akibat pengobatan yang dilakukan.

"Ini kita menghirup virusnya masuk paru-paru, terjadi infeksi, virus berputar disatu badan terjadi inflamasi, peradangan, atau apa baru kalau ada suatu faktor, kita juga belum tau apa maka manifestasi kulit bisa muncul," papar Henry saat siaran langsung melalui akun Instagram-nya, Kamis (16/4/2020).

"Spesifiknya kita belum tahu. Apakah memang ada virusnya atau ada virus lain sama-sama muncul atau alergi obat sehingga muncul sakit kulitnya," tambahnya.

Meski begitu, menurut Henry, ruam pada kulit bukan menjadi manifestasi utama pada penyakit Covid-19. Ia menjelaskan bahwa penyakit kulit bisa muncul pada berbagai gejala penyakit, seperti campak, alergi obat, atau bahkan alergi makanan.

Ilustrasi virus corona Covid-19. [Shutterstock]
Ilustrasi virus corona Covid-19. [Shutterstock]

Berdasarkan penelitian dari luar negeri yang diterima Perhimpunan Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski), Henry mengatakan, hanya 20 persen pasien mengalami masalah kulit setelah beberapa hari didiagnosis positif corona.

Kebanyakan dari pasien yang mengalami masalah kulit itu juga menyampaikan tidak merasa gatal dengan ruam-ruam tersebut.

"Katanya kebanyakan yang mengalami itu rata-rata dikulit gak gatal atau gatalnya enteng. Kalau alergi obat atau karena makanan rasanya kan kaya pengen garuk kalau ini gak terlalu gatal," ucapnya.

Menurut Henry, belum ada laporan terkait pasien Covid-19 di Indonesia yang juga mengalami sakit kulit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak PSBB di Jakarta, Angkot Sepi Penumpang

Dampak PSBB di Jakarta, Angkot Sepi Penumpang

Video | Kamis, 16 April 2020 | 22:07 WIB

Cegah Corona, Turki Bebaskan Ribuan Narapidana

Cegah Corona, Turki Bebaskan Ribuan Narapidana

Video | Kamis, 16 April 2020 | 21:40 WIB

Wapres Ma'ruf Menyayangkan Masih Ada Warga Tolak Jenazah Covid-19

Wapres Ma'ruf Menyayangkan Masih Ada Warga Tolak Jenazah Covid-19

News | Kamis, 16 April 2020 | 21:48 WIB

Terkini

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB