Peneliti akan Melatih Anjing untuk Mendeteksi Pasien Corona Covid-19

Yasinta Rahmawati Suara.Com
Sabtu, 18 April 2020 | 17:22 WIB
Peneliti akan Melatih Anjing untuk Mendeteksi Pasien Corona Covid-19
Ilustrasi anjing labrador. (Pixabay)

Suara.com - Pandemi corona Covid-19 membuat peneliti memiliki pekerjaan besar dalam hal deteksi dini. Sebab, orang mungkin tanpa sadar telah menyebarkan penyakit ke orang-orang di sekelilingnya.

Itulah sebabnya, untuk membantu meningkatkan deteksi penyakit, para ilmuwan telah melatih anjing untuk menemukan orang yang membawa virus corona Covid-19, terutama mereka yang tidak menunjukkan gejala.

Dilansir dari Medical Daily, anjing jenis labrador dan spaniel telah terbukti mampu mengendus malaria pada manusia.

Beberapa anjing juga memiliki indra penciuman yang sangat tajam sehingga memungkinkan mereka untuk menentukan orang yang memiliki kondisi medis seperti penyakit Parkinson dan beberapa jenis kanker.

London School of Hygiene dan Tropical Medicine (LSHTM) telah meluncurkan crowdfunding untuk membantu melatih anjing mengidentifikasi orang yang terinfeksi virus corona, Bloomberg melaporkan Kamis (16/04/2020).

Para ilmuwan mengatakan bahwa pasien corona Covid-19 mungkin memiliki bau tak sedap yang disebabkan oleh virus yang ada di dalam tubuh.

Ilustrasi seekor anjing di dalam mobil. [Shutterstock]
Ilustrasi seekor anjing di dalam mobil. [Shutterstock]

"Kita tahu penyakit memiliki bau, termasuk penyakit pernapasan seperti influenza, dan bahwa bau itu sebenarnya sangat berbeda," kata James Logan, kepala Departemen Pengendalian Penyakit LSHTM.

"Ada kemungkinan yang sangat, sangat bagus bahwa Covid-19 memiliki bau tertentu, dan jika itu benar, saya sangat yakin bahwa anjing-anjing itu akan dapat mempelajari bau itu dan mendeteksinya." tambahnya.

Logan mengatakan proyek ini masih dalam tahap awal. Tetapi LSHTM bertujuan untuk mengerahkan detektif hewan untuk membantu menemukan Covid-19 di Inggris pada musim panas.

Baca Juga: Bosan di Rumah karena Wabah Corona, Dua Pengusaha Isap Sabu

Ilustrasi anjing labrador. (Pixabay)
Ilustrasi anjing labrador. (Pixabay)

Anjing-anjing dapat pergi ke rumah sakit dan merawat di rumah untuk menyaring staf dan pasien.

LSHTM juga berharap untuk membawa anjing pendeteksi virus corona ke bandara dan stasiun kereta api ketika perjalanan reguler dilanjutkan.

Sementara itu, tim peneliti yang berbeda sedang mengerjakan alat lain untuk mempercepat deteksi atau diagnosis Cocid-19. Penelitian yang sedang berlangsung bertujuan untuk membuat alat tes darah yang dapat menentukan orang yang telah terpapar atau terinfeksi dengan virus corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI