Pro Kontra Pakai Masker saat Wabah Corona Covid-19, Dokter Beri Alasannya!

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 20 April 2020 | 12:03 WIB
Pro Kontra Pakai Masker saat Wabah Corona Covid-19, Dokter Beri Alasannya!
Ilustrasi seeorang perempuan pengenakan masker kain. [Shutterstock]

Suara.com - Ahli kesehatan telah menyarankan semua orang selalu mengenakan masker kain sebagai perlindungan tambahan dari virus corona Covid-19.

Tetapi, beberapa orang mungkin masih ragu masker kain sanggup melindungi dirinya dari virus corona Covid-10 atau tidak. Oleh karenanya, banyak orang masih ragu untuk memakai.

Lembaga Kesehatan Masyarakat Inggris sendiri menyatakan bahwa masker wajah bukan cara yang efetif untuk melindungi diri dari virus.

Sedangkan, beberapa negara lain termasuk Slovenia dan Austria menuntut masyarakatnya untuk mengenakan masker ketika keluar rumah.

Dr Ben Killingley, seorang Dokter Penyakit Menular di Rumah Sakit Whittington berusaha menjelaskan pro dan kontra mengenai penggunaan masker bagi masyarakat di tengah pandemi.

"Dalam keadaan yang tepat, masker sangat membantu untuk mengurangi penularan infeksi. Penggunaan masker pun sangat dianjurkan bagi petugas medis," kata Dr Killingley dikutip dari mirror.co.uk.

Ilustrasi masker. (Shutterstock)
Ilustrasi masker. (Shutterstock)

Namun, Dr Killingley mengatakan bahwa ada dua cara menggunakan masker bagi masyarakat umum yang perlu diketahui.

Pertama, orang yang terinfeksi virus corona Covid-19 bisa memakai masker medis untuk mengurangi risiko penularan virus ke orang lain.

"Ada beberapa bukti yang mendukung dan cara ini sangat direkomendasikan. Misalnya, seseorang mengalami gejala infeksi virus, maka wajib menggunakan masker untuk membantu mencegah penularan kepada orang yang rentan," jelasnya.

baca juga

Orang yang sakit juga perlu menjaga jarak sosial, mengisolasi diri di dalam rumah dan selalu mencuci tangan untuk mencegah penularan ke orang lain.

Sedangkan, penggunaan masker pada orang sehat bisa membantu menghindari infeksi virus corona Covid-19, terutama orang yang paling rentan.

Penelitian pada sekelompok anggota rumah tangga yang berusaha melindungi dirinya dari anggota keluarga yang terinfeksi influenza menemukan masker tidak bisa membantu menghindari keseluruhan.

"Alasannya mungkin banyak orang tidak terbiasa menggunakan masker dalam jangka waktu lama dan setiap hari. Beberapa orang mungkin juga terlalu lambat untuk menggunakan masker," ujarnya.

"Masalah lainnya dari masyarakat yang menggunakan masker adalah mereka tidak bisa memastikan bahwa penggunaan maskernya aman, sering mengubah posisi masker, sering menyentuh maskernya mengggunakan tangan," kata dia kemudian.

Ilustrasi masker
Ilustrasi masker (shutterstock)

Padahal tangan yang terkontaminasi dan tidak dicuci bersih bisa menyebarkan virus corona Covid-19 dari permukaan tangan ke selaput lendir seseorang.

"Anda mungkin berpikir bahwa selaput lendir di hidung dan mulut akan aman dari penyebaran virus karena tertutup masker. Tapi, Anda masih bisa menyebarkannya ke diri sendiri dan orang lain melalui mata," katanya.

Dalam kondisi ini, Dr Killingley meminta semua orang untuk tidak terburu-buru membeli masker. Karena, penggunaan masker mungkin akan sia-sia bila Anda juga tidak pernah kontak dekat dengan orang lain.

"Hal yang sama juga berlaku dengan penggunaan sarung tangan di ruang publik. Sarung tangan tidak akan mencegah penularan virus corona Covid-19. Karena, Anda masih bisa menyentuh wajah menggunakan sarung tangan yang menyimpan banyak bakteri," tuturnya.

Selain itu, semua orang juga perlu memahami bahwa masker wajah bukan alat yang paling efektif untuk mencegah virus corona Covid-19. Bahkan, seringkali orang lebih merasa aman hingga lupa cuci tangan ketika sudah memakai masker.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua RT Diduga Sunat Dana Bansos Corona, Warga Depok: Pidanakan Jika Ada!

Ketua RT Diduga Sunat Dana Bansos Corona, Warga Depok: Pidanakan Jika Ada!

Jabar | Senin, 20 April 2020 | 12:00 WIB

Viral Video WNA Ditegur Petugas, Ngotot Ogah Pakai Masker di Jalan

Viral Video WNA Ditegur Petugas, Ngotot Ogah Pakai Masker di Jalan

Banten | Senin, 20 April 2020 | 11:52 WIB

WHO Larang Cuci Makanan dengan Disinfektan, Begini Anjuran yang Benar

WHO Larang Cuci Makanan dengan Disinfektan, Begini Anjuran yang Benar

Lifestyle | Senin, 20 April 2020 | 09:00 WIB

Terkini

Prospek Saham BYAN Setelah Dipegang Haji Isam

Prospek Saham BYAN Setelah Dipegang Haji Isam

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 19:49 WIB

Daftar 'Jemaah Titipan' Haji Khusus Terungkap di Sidang, Staf Khusus Yaqut Sosok di Baliknya!

Daftar 'Jemaah Titipan' Haji Khusus Terungkap di Sidang, Staf Khusus Yaqut Sosok di Baliknya!

News | Jum'at, 18 September 2026 | 19:46 WIB

Jelang MotoGP, Hotel di NTB Nyaris Penuh

Jelang MotoGP, Hotel di NTB Nyaris Penuh

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 19:45 WIB

Jakarta-Depok Turun, Rumah di Bekasi-Tangerang Paling Banyak Diburu Konsumen

Jakarta-Depok Turun, Rumah di Bekasi-Tangerang Paling Banyak Diburu Konsumen

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 19:38 WIB

Diduga Hasil Pemerasan, KPK Sita Mobil yang Diberikan Bupati Pemalang ke Seorang Perempuan

Diduga Hasil Pemerasan, KPK Sita Mobil yang Diberikan Bupati Pemalang ke Seorang Perempuan

News | Jum'at, 18 September 2026 | 19:31 WIB

Mode Survival Rakyat: Ayah Antre BBM, Ibu Cari Sembako, Anak Keracunan MBG

Mode Survival Rakyat: Ayah Antre BBM, Ibu Cari Sembako, Anak Keracunan MBG

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 19:30 WIB

3 Daftar Shio yang Paling Jago Tawar-menawar dan Negosiasi Bisnis, Lihai Baca Situasi

3 Daftar Shio yang Paling Jago Tawar-menawar dan Negosiasi Bisnis, Lihai Baca Situasi

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 19:30 WIB

Usai Dirawat Dokter Terbaik RSCM, Gibran Ungkap Kondisi Terkini Dua Siswi Keracunan MBG Asal Karo

Usai Dirawat Dokter Terbaik RSCM, Gibran Ungkap Kondisi Terkini Dua Siswi Keracunan MBG Asal Karo

News | Jum'at, 18 September 2026 | 19:26 WIB

Foton Targetkan Perluas Ekspansi Diler di Indonesia, Infrastruktur Jadi Tantangan...

Foton Targetkan Perluas Ekspansi Diler di Indonesia, Infrastruktur Jadi Tantangan...

Otomotif | Jum'at, 18 September 2026 | 19:24 WIB

Java United vs Persija Tanpa Penonton, Fabio Lefundes Soroti Hilangnya Atmosfer Stadion

Java United vs Persija Tanpa Penonton, Fabio Lefundes Soroti Hilangnya Atmosfer Stadion

Bola | Jum'at, 18 September 2026 | 19:23 WIB

×