Ahli: Terlalu Banyak Olahraga Bisa Tingkatkan Risiko Infeksi Corona

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Selasa, 21 April 2020 | 07:11 WIB
Ahli: Terlalu Banyak Olahraga Bisa Tingkatkan Risiko Infeksi Corona
Ilustrasi olahraga atau latiha fisik. (Shutterstock)

Suara.com - Kelebihan berolahraga bisa meningkatkan risiko infeksi virus corona. Hal ini dinyatakan oleh Dr Matthew Jackson, seorang dosen Ilmu Olahraga dan Kesehatan di Universitas Liverpool Hope.

Melansir dari Express, aktivitas fisik memberikan dorongan besar pada sistem kekebalan tubuh, meningkatkan pertahanan alami tubuh terhadap virus dan infeksi. Namun, jika berlebihan akan memberikan tekanan pada tubuh yang dapat menghambat sistem kekebalan tubuh, membuat tubuh rentan terhadap patogen invasif.

"Kami tidak ingin memberi tahu orang-orang untuk tidak berolahraga selama krisis ini, sangat penting bagi Anda untuk tetap olahraga, tetapi Anda perlu berhati-hati agar tidak melakukan secara berlebihan," kata Dr. Jackson.

"Bagi sebagian besar orang, melakukan olahraga teratur sebenarnya adalah cara yang sangat baik untuk meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, tetapi Anda harus berhati-hati agar tidak overtraining yang dapat membahayakan kekebalan tubuh," tambahnya.

Ilustrasi olahraga atau latiha fisik. (Shutterstock)
Ilustrasi olahraga atau latiha fisik. (Shutterstock)

Oleh karena itu, Dr. Jackson merekomendasikan Anda untuk membatasi waktu olahraga, khususnya saat pandemi.

"Dalam iklim virus corona saat ini, Anda seharusnya tidak benar-benar berolahraga lebih dari satu jam per sesi," kata Dr Jackson.

Tetap aktif untuk menjaga kebugaran memang penting, tetapi jangan mengambil risiko lebih dari itu dan membahayakan sistem kekebalan tubuuh.

"Apalagi pada saat yang sama berpotensi berhubungan dengan lebih banyak orang yang mungkin membawa virus, selain melemahkan sistem kekebalan, Anda juga bisa melukai diri sendiri," ujar Jackson pada Expres.uk.

"Jenis cedera paling umum yang mungkin Anda alami adalah masalah otot, persendian, dan tendonitis yang merupakan peradangan nyeri pada tendon, biasanya dipicu oleh latihan berlebihan," katanya.

Menurut NHS, orang dewasa harus melakukan setidaknya 150 menit aktivitas intensitas sedang seminggu atau 75 menit aktivitas intensitas kuat seminggu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari 40 Kecamatan di Bogor, Cuma 2 yang Terindikasi Masih Bebas Corona

Dari 40 Kecamatan di Bogor, Cuma 2 yang Terindikasi Masih Bebas Corona

Jabar | Selasa, 21 April 2020 | 06:51 WIB

Bill Gates Jadi Sasaran Hoaks Virus Corona Paling Banyak

Bill Gates Jadi Sasaran Hoaks Virus Corona Paling Banyak

Tekno | Selasa, 21 April 2020 | 06:30 WIB

Customer Minta Pulsa, Driver Ojol ini Beri Jawaban Menohok

Customer Minta Pulsa, Driver Ojol ini Beri Jawaban Menohok

Jogja | Selasa, 21 April 2020 | 06:50 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB