Ya Tuhan, Kulit 2 Dokter di Wuhan Menghitam Usai Pengobatan Corona Covid-19

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 22 April 2020 | 07:05 WIB
Ya Tuhan, Kulit 2 Dokter di Wuhan Menghitam Usai Pengobatan Corona Covid-19
Ilustrasi pasien menggunakan alat bantu pernapasan. (Shutterstock)

Suara.com - Kulit Dua Orang Dokter di Wuhan Berubah Hitam Usai jalani Pengobatan Corona

Dua dokter di Wuhan, China, yang sempat kritis akibat virus corona atau Covid-19, mengalami perubahan kulit setelah selamat dari penyakit yang belum ada vaksin dan obatnya itu. Kulitnya menghitam seperti gosong.

Seperti dilansir dari Metro UK, Dr Yi Fan dan Dr Hu Weifeng, keduanya terinfeksi Covid-19 saat merawat pasien di Rumah Sakit Pusat Wuhan pada Januari. Dokter yang merawat mereka mengatakan bahwa keduanya sempat diberikan alat penopang hidup. 

Tetapi sebagai hasil dari perawatan untuk membawa mereka kembali dari ambang kematian kulit mereka menjadi gelap. Perubahan warna kulit sedang mengalami ketidakseimbangan hormon yang terjadi ketika hati para dokter dirusak oleh virus.

Kulit dokter berubah warna akibat covid. (dok: CCTV)
Kulit dokter menghitam usai pengobatan Corona Covid. (dok: CCTV)

Dr Yi dan Dr Hu bekerja dengan whistle-blower Li Wenliang, yang dihukum karena membunyikan alarm virus dan kemudian meninggal karena penyakit tersebut pada 7 Februari. Dr Yi masih berada di rumah sakit, tetapi tidak lagi dalam perawatan intensif setelah 39 hari mendapatkan alat bantuan hidup.

Kedua petugas medis itu didiagnosis pada 18 Januari dan pertama kali dibawa ke Rumah Sakit Paru Wuhan dan kemudian dipindahkan dua kali. Dr Yi, seorang ahli jantung, mengalahkan Covid-19 setelah dokter mengaitkannya dengan mesin pendukung kehidupan yang disebut ECMO selama 39 hari. 

Sebagai informasi, ECMO adalah prosedur pendukung kehidupan drastis yang menggantikan fungsi jantung dan paru-paru dengan memompa oksigen ke dalam darah di luar tubuh.

Kondisi ahli Urologi Dr Hu lebih buruk dan dia mesti terbaring di tempat tidur selama 99 hari. Dr Li Shusheng , mengatakan kulit kedua dokter menjadi gelap karena jenis obat yang diberikan pada tahap awal perawatan mereka. 

Dia menambahkan bahwa salah satu efek samping obat itu adalah warna kulit menjadi lebih gelap. Dr Hu tetap dalam perawatan intensif dan tidak dapat berbicara sampai 11 April. 

baca juga

Meski demikian, warna kulit kedua dokter itu diharapkan akan kembali normal begitu hati mereka mulai berfungsi dengan baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menhub Budi Karya Membaik, Apa yang Terjadi Setelah Pasien Covid-19 Sembuh?

Menhub Budi Karya Membaik, Apa yang Terjadi Setelah Pasien Covid-19 Sembuh?

Health | Selasa, 21 April 2020 | 19:10 WIB

WHO: Virus Corona dari Hewan, Tak Ada Manipulasi Laboratorium

WHO: Virus Corona dari Hewan, Tak Ada Manipulasi Laboratorium

News | Selasa, 21 April 2020 | 18:39 WIB

Bilang Covid-19 Sebagai Omong Kosong, Lelaki Ini Malah Terinfeksi dan Mati

Bilang Covid-19 Sebagai Omong Kosong, Lelaki Ini Malah Terinfeksi dan Mati

Health | Selasa, 21 April 2020 | 18:37 WIB

Terkini

Wamensos Ajak Generasi Muda Wujudkan Cita-cita Sumpah Pemuda dan Proklamasi

Wamensos Ajak Generasi Muda Wujudkan Cita-cita Sumpah Pemuda dan Proklamasi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Green SM Perluas Bisnis, Kini Masuk Pasar Ojek Motor Listrik

Green SM Perluas Bisnis, Kini Masuk Pasar Ojek Motor Listrik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:48 WIB

3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu

3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:43 WIB

Pengakuan Bayu Setiadi, Dibayar Jadi Mahasiswa Palsu Undira di Acara Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

Pengakuan Bayu Setiadi, Dibayar Jadi Mahasiswa Palsu Undira di Acara Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Dari Toko Sembako Jadi Agen BRILink, Kisah Sri Asih Bantu Permudah Transaksi Warga Kutoarjo

Dari Toko Sembako Jadi Agen BRILink, Kisah Sri Asih Bantu Permudah Transaksi Warga Kutoarjo

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif

Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Rosan Tampik Danantara Hadir untuk Ambil Proyek Swasta

Rosan Tampik Danantara Hadir untuk Ambil Proyek Swasta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Daya Tarik Keuangan Syariah Jadi Pendorong Transformasi Ekonomi Nasional

Daya Tarik Keuangan Syariah Jadi Pendorong Transformasi Ekonomi Nasional

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Shame on You Raffi Ahmad! Dosen UBSI Protes Keras Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Bundaran HI

Shame on You Raffi Ahmad! Dosen UBSI Protes Keras Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Bundaran HI

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:24 WIB

×