Menhub Budi Karya Membaik, Apa yang Terjadi Setelah Pasien Covid-19 Sembuh?

Rendy Adrikni Sadikin, Rosiana Chozanah

Selasa, 21 April 2020 | 19:10 WIB
Menhub Budi Karya Membaik, Apa yang Terjadi Setelah Pasien Covid-19 Sembuh?
Bidik layar rekaman video Menhub Budi Karya Sumadi saat dirawat karena positif corona. (istimewa).

Suara.com - Kondisi kesehatan Menteri Perhubungan Budi Marya Sumadi dikabarkan semakin membaik setelah terinfeksi virus corona baru. Bahkan, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Budi Karya akan kembali beraktivitas dalam beberapa hari ke depan.

"Saya ingin menginformasikan. Pak Budi Karya semakin sehat. Jadi, dalam waktu tidak waktu terlalu lama, bisa aktif lagi memimpin Kementerian Perhubungan. Itu kondisi yang dapat saya laporkan," ujar Luhut dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi V DPR RI di Jakarta, Selasa (21/4/2020).

Meski jumlah kasus dan kematian Covid-19 terus meningkat, kenyataannya sebagian besar pasien dapat bertahan hidup, seperti sang menteri.

Tetapi pulih dari Covid-19 lebih rumit daripada sekadar merasa lebih baik. Pemulihan disebut melibatkan biologi, epidemiologi, dan sedikit birokrasi juga.

Dilansir The Coversation, secara umum, setelah seseorang publik dari infeksi virus, tubuh akan menyimpan sel yang disebut limfosit dalam sistem tubuh.

Menhub Budi Karya Sumadi (ist)
Menhub Budi Karya Sumadi (ist)

Sel-sel ini akan 'mengingat' virus yang sebelumnya mereka lawan dan dapat bereaksi secara cepat untuk memberantasnya lagi.

Jika terkena virus yang sudah dimiliki, antibodi kemungkinan akan menghentikan virus sebelum mulai menyebabkan gejala. Orang tersebut menjadi kebal, dan ini juga prinsip di balik vaksin.

Sayangnya, kekebalan tidak sempurna. Untuk banyak virus, seperti penyebab gondongan, kekebalan dapat berkurang dari waktu ke waktu. Membuat seseorang rentan terhadap virus itu lagi di waktu lain.

Inilah sebabnya terkadang orang-orang membutuhkan vaksinasi ulang untuk infeksi tertentu, untuk mendorong sistem kekebalan tubuh membuat lebih banyak antibodi dan sel 'memori'.

baca juga

Karena virus corona ini sangat baru, para ilmuwan masih tidak tahu apakah orang yang pulih dari Covid-19 kebal terhadap infeksi virus di masa depan.

Dokter menemukan antibodi pada pasien yang sakit dan pulih, dan itu menunjukkan perkembangan kekebalan. Tetapi masih ada pertanyaan, berapa lama kekebalan itu akan bertahan.

Seorang staf medis dengan pakaian pelindung terlihat di depan seorang pasien dengan penyakit virus Corona Covid-19 di dalam sebuah unit perawatan intensif (ICU) di rumah sakit San Raffaele, Milan, Italia, Jumat (27/3/2020). [Antara/Reuters/Flavio Loscalzo]
Seorang staf medis dengan pakaian pelindung terlihat di depan seorang pasien dengan penyakit virus Corona Covid-19 di dalam sebuah unit perawatan intensif (ICU) di rumah sakit San Raffaele, Milan, Italia, Jumat (27/3/2020). [Antara/Reuters/Flavio Loscalzo]

Virus corona lain seperti SARS dan MERS menghasilkan respons kekebalan yang akan melindungi seseorang setidaknya untuk waktu yang singkat.

Sayangnya, penelitian terhadap SARS-CoV-2 belum dilakukan untuk menjawab hal ini secara pasti.

Setelah banyak orang pulih, apa yang bisa mereka lakukan?

Apabila para ilmuwan dapat menunjukkan pasien yang pulih bisa menjadi kebal terhadap virus corona, maka mereka dapat membantu mendukung sistem perawatan kesehatan dengan merawat mereka yang terinfeksi.

Setelah suatu komunitas telah melewati puncak epidemi, jumlah infeksi baru akan menurun, sementara jumlah orang yang pulih akan meningkat.

Seiring kondisi ini berlanjut, risiko penularan juga akan turun.

Begitu risiko penularan sudah cukup menurun, isolasi dan perintah physical distancing atau jarak fisik akan mulai 'rileks' serta bisnis mulai dibuka kembali. Namun, hal ini tentu membutuhkan waktu berbulan-bulan sampai risiko penularan rendah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skandal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Granit Xhaka Kena Denda Rp3,2 Miliar

Skandal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Granit Xhaka Kena Denda Rp3,2 Miliar

Bola | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:53 WIB

Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah

Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:45 WIB

Seharusnya Jadi Saksi, Eks Menhub Budi Karya Sumadi Tak Hadir di Sidang Banding Kasus DJKA

Seharusnya Jadi Saksi, Eks Menhub Budi Karya Sumadi Tak Hadir di Sidang Banding Kasus DJKA

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:15 WIB

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:33 WIB

Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun

Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun

Otomotif | Rabu, 17 Juni 2026 | 15:38 WIB

Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19

Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:23 WIB

IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi

IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:05 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Nyanyian Staf Ahli Soal Uang Ratusan Juta, Budi Karya Sumadi Bakal Segera Dipanggil KPK?

Nyanyian Staf Ahli Soal Uang Ratusan Juta, Budi Karya Sumadi Bakal Segera Dipanggil KPK?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:01 WIB

KPK Diam-diam Periksa Eks Anak Buah Budi Karya dalam Kasus Korupsi DJKA

KPK Diam-diam Periksa Eks Anak Buah Budi Karya dalam Kasus Korupsi DJKA

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:22 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×