Peneliti Tunjukkan Diagram Penularan Virus Corona di Ruangan AC

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Kamis, 23 April 2020 | 09:18 WIB
Peneliti Tunjukkan Diagram Penularan Virus Corona di Ruangan AC
Diagram penularan virus di restoran

Suara.com - Diagram sebuah penelitian menunjukkan bagaimana pendingin udara atau AC di sebuah restoran di China berkontribusi dalam penularan virus corona pada sembilan orang pengunjung.

Dilansir dari Business Insider, diagram itu dimasukkan dalam penelitian dari beberapa ilmuwan di Guangzhou yang diterbitkan minggu ini di Emerging Infectious Diseases Journal, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC).

Di dalam penelitian itu, penulis menjelaskan bagaimana unit AC meniup tetesan pernapasan (droplets) di sekitar restoran ber-AC yang tidak berjendela pada 24 Januari. Nama restoran tidak disebutkan.

Diagram menunjukkan orang yang terinfeksi, disebut A1. Mereka tiba dari Wuhan dengan A2 dan A4 pada 23 Januari. Meskipun memiliki virus, mereka tidak menunjukkan gejala.

A1 hanya melaporkan gejala pada hari kunjungan restoran dan pergi ke rumah sakit.

Diagram penularan virus di restoran
Diagram penularan virus di restoran. (CDC)

Pada 5 Februari, sembilan pengunjung lainnya (empat anggota keluarga A, tiga anggota keluarga B, dan dua anggota keluarga C) telah dinyatakan positif Covid-19.

"Transmisi tetesan liur didorong oleh ventilasi ber-AC. Faktor kunci untuk infeksi adalah arah aliran udara (hanya berputar di ruangan)," tulis para peneliti dalam jurnal.

"Aliran udara yang kuat dari AC bisa merambatkan tetesan dari meja C ke meja A, lalu ke meja B dan kemudian kembali ke meja C," tambahnya.

Penelitian sejauh ini menunjukkan bahwa virus corona ditularkan oleh tetesan atau partikel berat. Dalam keadaan normal mereka cenderung tidak melayang lebih dari satu meter.

baca juga
Diagram penularan virus di restoran
Diagram penularan virus di restoran. (CDC)

Sayangnya, AC dalam ruangan mengalirkan udara di ruangan secara konstan. Anggota keluarga A dan C berbagi ruang yang sama selama 73 menit. A dan B berbagi ruang yang sama selama 53 menit. Padahal meja terletak terpisah satu meter.

Penelitian tentang menularnya partikel air liur dalam ruangan juga telah diteliti oleh para ilmuan di Jepang.

"Jika udaranya tidak mengalir (ke luar ruangan), maka microdroplet tetap tidak akan bergerak dan karena ketika mereka tidak bisa bergerak di udara, maka microdroplet akan tetap di ruangan" kata Masashi Yamakawa, profesor dari Kyoto Institute of Technology pada NHK.

Oleh karena itu, jendela dan sirkulasi dipercaya dapat efektif megaburkan droplets di udara. Droplets berukuran sangat kecil dan ringan sehingga udara sangat diperlukan membuatnya bergerak.

"Yang penting adalah membuka jendela, lakukan setidaknya satu jam, itu akan memperkecil risiko infeksi," ujar Kazio Tateda, Presiden Asosisao Penyakit Infeksi Jepang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ganjar Pranowo Canangkan Jogo Tonggo, Respons Covid-19 Berbasis Masyarakat

Ganjar Pranowo Canangkan Jogo Tonggo, Respons Covid-19 Berbasis Masyarakat

News | Kamis, 23 April 2020 | 08:26 WIB

Di Tengah Covid-19, Menaker Ingatkan Pengusaha untuk Tidak PHK Karyawan

Di Tengah Covid-19, Menaker Ingatkan Pengusaha untuk Tidak PHK Karyawan

Bisnis | Kamis, 23 April 2020 | 08:06 WIB

Peneliti: Virus Corona Bisa Bermutasi Jadi 30 Strain Berbeda

Peneliti: Virus Corona Bisa Bermutasi Jadi 30 Strain Berbeda

Health | Kamis, 23 April 2020 | 08:27 WIB

Terkini

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:10 WIB

Kenapa Kangen Band Bubar?

Kenapa Kangen Band Bubar?

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 06:05 WIB

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 06:00 WIB

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

×