Pemerintah Berencana Buka Seluruh Data Lewat Sistem Bersatu Lawan Covid-19

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 27 April 2020 | 12:16 WIB
Pemerintah Berencana Buka Seluruh Data Lewat Sistem Bersatu Lawan Covid-19
Situs BNPB untuk Data COVID-19

Suara.com - Pemerintah Berencana Buka Seluruh Data Lewat Sistem Bersatu Lawan Covid-19

Pemerintah Indonesia berencena membuka seluruh data terkait Covid-19 di Indonesia melalui sistem yang diberi nama "Bersatu Lawan Covid-19". Keterbukaan data tersebut diharapkan bisa dilakukan mulai dari tingkat RT/RW hingga Provinsi.

Ketua Tim Pakar Gugus tugas Prof. Wiku Adisasmito mengatakan, data yang terkumpul dari seluruh wilayah Indonesia itu nantinya akan dijadikan navigator dalam pembuatan suatu kebijakan di pemerintah dengan keputusan tepat sasaran.

"Ini sesuai arahan Pak Presiden terkait keterbukaan informasi dan data oleh Gugus Tugas. Sebagai negara kepulauan maka diperlukan kolaborasi yang kuat. Baik tingkat pusat, Kabupaten/Kota, sampai RT/RW. Dalam rangka percepatan Covid-19 maka kami mengajak seluruh komponen bangsa, seluruh daerah, hingga daerah terpencil untuk terhubung dengan pusat dan wilayah lainnya," kata Wiku dalam teleconference melalui kanal YouTube BNPB Indonesia, Senin (27/4/2020).

Diakui Wiku bahwa pengumpulan data di seluruh wilayah butuh waktu yang lama. Dalam sepekan terakhir, gugus tugas telah berkoordinasi dengan Kemenkes, Kemenkominfo, TNI/Polri, juga BPBD setempat untuk menyempurnakan sistem data.

"Kami ingatkan, data yang terbuka tidak langsung sempurna. Karena besarnya masalah komunikasi kerjasama lintas sektor selalu jadi tantangan bersama. Tapi hari ke hari kerjasama selalu meningkat. Sistem ini kami namakan Bersatu Lawan Covid," katanya.

Menurutnya, manfaat penggunaan dengan sistem itu bisa menjadi satu jaminan keterbukaan data informasi untuk masyarakat dalam mengakses informasi terkait Covid di seluruh wilayah Indonesia.

Ia berharap, dengan begitu masyarakat bisa tetap waspada dan tenang dalam menghadapi pandemi Covid-19.

"Diharapkan dengan informasi yang tersedia kita bisa menjaga diri sendiri, menjaga orang lain dalam semangat gotong royong," ucapnya.

Wiku menyampaikan bahwa kasus Covid-19 telah menyebar di seluruh provinsi Indonesia. Data Gugus tugas per 26 April 2020, kasus positif Covid-19 telah mencapai 8.882 kasus.

Kasus terbesar ditemukan di Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur. Menurut Wiku, makin luasnya penyebaran wabah virus corona itu tentu meningkatkan beban yang berat pada fasilitas kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PERSI: Rapid Test Bukan Syarat Wajib Pasien Bisa Dilayani Rumah Sakit

PERSI: Rapid Test Bukan Syarat Wajib Pasien Bisa Dilayani Rumah Sakit

Health | Senin, 27 April 2020 | 12:13 WIB

Pulang dari Magetan, Seorang Santri Terpaksa Diisolasi di RSUD Wates

Pulang dari Magetan, Seorang Santri Terpaksa Diisolasi di RSUD Wates

Jogja | Senin, 27 April 2020 | 12:01 WIB

Alhamdulillah, Tak Ada Lagi Kasus Corona Baru di Bekasi Sejak 22 April

Alhamdulillah, Tak Ada Lagi Kasus Corona Baru di Bekasi Sejak 22 April

Jabar | Senin, 27 April 2020 | 11:56 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB