Dua Bulan Karantina, Wanita Ini Terus Positif Corona Covid-19 Tanpa Gejala!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 29 April 2020 | 18:29 WIB
Dua Bulan Karantina, Wanita Ini Terus Positif Corona Covid-19 Tanpa Gejala!
Ilustrasi perempuan memakai masker. (Pixabay/Juraj Varga)

Suara.com - Seorang wanita usia 23 tahun di Italia menjalani perawatan medis akibat terinfeksi virus corona Covid-19. Tetapi, wanita bernama Bianca Dobroiu mengalami kondisi yang berbeda ketika dites positif virus corona Covid-19.

Mulanya, Bianca Dobroiu tiba di rumah sakit Sant'Orsola-Malpighi Polyclinic, bagian rumah sakit umum dari Universitas Bologna pada 28 Febuari 2020 lalu.

Bianca menjalani perawatan medis di rumah sakit karena demam tinggi di atas 40 derajat celcius dan didiagnosis positif terinfekis virus corona Covid-19.

Setelah empat hari perawatan medis, kondisi Bianca berangsur membaik. Tetapi, hasil tes medis Bianca tetap positif corona Covid-19.

Bahkan tes medis Bianca tetap positif corona Covid-19 selama ia menjalani perawatan medis 2 minggu di rumah sakit. Kondisi Bianca pun sempat membuat dokter terheran.

Ilustrasi rumah sakit. (Shutterstock)
Ilustrasi rumah sakit. (Shutterstock)

"Sejauh yang kami tahu, tidak ada orang lain di Italia yang tetap positif corona Covid-19 dalam jangka waktu lama. Biasanya, hasil positif hanya bertahan tidak lebih dari 4 minggu," kata Luciano Attard, spesialis penyakit menular dikutip dati News Week.

Sedangkan, Bianca belum pernah menjalani terapi medis apapun atau menderita kondisi kronis yang menempatkannya pada risiko infeksi virus.

Bianca akhirnya keluar dari rumah sakit pada 6 Maret 2020. Tetapi, Bianca tetap menjalani karantina mandiri di rumahnya dan tetap dalam pengawasan medis.

"Setelah 57 hari karantina, akhirnya aku negatif. Semua ini bukan hal baru karena hasil tes ku selalu positif dan tidak pernah berubah. Aku sempat ketakutan," tulis Bianca dalam Facebook-nya.

Meski begitu, Bianca bersyukur tak mengalami gejala infeksi corona Covid-19 yang mengerikan meskipun hasil tesnya selalu positif selama 2 bulan. Ia juga bersyukur infeksi virusnya belum bekembang menyeramkan.

"Tetapi dokter telah mengatakan kalau saya mungkin bisa menjadi pembawa virus dan menularkan ke orang lain," katanya.

Perlu Anda ketahui, orang yang positif corona Covid-19 bisa tidak menunjukkan gejala apapun. Bahkan mereka bisa menularkan virusnya ke orang lain meski tidak batuk, demam tinggi dan lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rabu Ini, 12 Provinsi di Indonesia Tak Ada Tambahan Kasus Positif Corona

Rabu Ini, 12 Provinsi di Indonesia Tak Ada Tambahan Kasus Positif Corona

News | Rabu, 29 April 2020 | 17:51 WIB

Tak Terduga, Virus Corona Covid-19 Bisa Bertahan di Toilet Umum Berjam-jam!

Tak Terduga, Virus Corona Covid-19 Bisa Bertahan di Toilet Umum Berjam-jam!

Health | Rabu, 29 April 2020 | 18:01 WIB

Kata Ilmuwan Tentang Alasan Sulitnya Membuat Vaksin Virus Corona Covid-19

Kata Ilmuwan Tentang Alasan Sulitnya Membuat Vaksin Virus Corona Covid-19

Health | Rabu, 29 April 2020 | 17:55 WIB

Terkini

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB