Penting, Ini yang Harus Diperhatikan Pengidap Masalah Lambung Saat Puasa

Bimo Aria Fundrika | Frieda Isyana Putri | Suara.com

Kamis, 30 April 2020 | 14:30 WIB
Penting, Ini yang Harus Diperhatikan Pengidap Masalah Lambung Saat Puasa
Ilustrasi pengidap asam lambung (Shutterstock)

Suara.com - Penting, Ini Yang Harus Diperhatikan Pengidap Masalah Lambung Saat Puasa

Orang dengan masalah lambung seperti GERD mungkin akan mengalami tantangan yang lebih berat saat berpuasa. Pasalnya, mereka biasanya akan dianjurkan untuk makan yang lebih sering agar tidak kambuh.

Umumnya, menurut ahli gizi Dr dr Tan Shot Yen, MHum, orang dengan masalah lambung bisa disebabkan oleh dua hal. Pertama memang orang yang memiliki masalah pada lambungnya. Sedangkan yang kedua, orang yang memiliki pilihan makanan yang salah.

Meski demikian, Tan menyebut lebih sering menemui pasien dengan kategori kedua. Ia melanjutkan, orang dengan masalah lambung saat berpuasa selain menyiapkan obat untuk berjaga-jaga, juga harus berfokus untuk mengurangi asupan gula, garam, dan lemak yang berlebihan.

Ilustrasi penyakit GERD dan asam lambung. (Shutterstock)
Ilustrasi penyakit GERD dan asam lambung. (Shutterstock)

"Tinggalkan kemasan, tingkatkan kupasan," tegasnya, Rabu (29/4/2020).

Meskipun porsi dan frekuensi makan berkurang, lanjut dia, atur waktu jam makan dan pastikan sudah mengonsumsi sesuai anjuran Isi Piringku.

Tan menegasakan, yang paling penting adalah mengutamakan porsi sayur dan buah. Menurutnya dua asupan tadi mengandung serat yang tinggi sehingga akan menghambat laju kecepatan karbohidrat diubah menjadi gula.

Kemudian alangkah baiknya bila menyiapkan menu yang berkuah, seperti soto. Sebab, makanan berkuah bisa membangunkan perut yang sedang sebah.

"Bangun buat sahur biasanya perutnya sebah. Bahkan ada orang yang ngelewatin sahur akhirnya," kata dr Tan.

Melewatkan sahur tentu tidak baik bagi orang dengan masalah lambung karena sama saja melewatkan satu waktu makan. Sayangnya, kebanyakan orang dengan masalah lambung justru mengakali waktu-waktu untuk makan dengan mengonsumsi makanan yang kering, seperti roti atau biskuit.

"Padahal makanan-makanan kayak begitu enggak memperbaiki lambung. Kelihatannya cuma sekadar ngisi," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Salah Pilih Makanan Bisa Sebabkan Nyeri Lambung Kumat Saat Puasa

Salah Pilih Makanan Bisa Sebabkan Nyeri Lambung Kumat Saat Puasa

Health | Jum'at, 24 April 2020 | 03:30 WIB

Tetap Enak Dikonsumsi saat Sahur, Ini 5 Minuman untuk Cegah Asam Lambung

Tetap Enak Dikonsumsi saat Sahur, Ini 5 Minuman untuk Cegah Asam Lambung

Lifestyle | Minggu, 19 April 2020 | 06:00 WIB

Ramadan 2020: Aturan Makan dan Minum agar Asam Lambung Tak Naik saat Puasa

Ramadan 2020: Aturan Makan dan Minum agar Asam Lambung Tak Naik saat Puasa

Health | Senin, 20 April 2020 | 10:00 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB