Pasien Covid-19 Usia 30an Rentan Stroke, Gejala Baru Virus Corona?

Jum'at, 01 Mei 2020 | 12:50 WIB
Pasien Covid-19 Usia 30an Rentan Stroke, Gejala Baru Virus Corona?
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Pexels)

Suara.com - Pasien Covid-19 Usia 30-an Rentan Stroke, Gejala Baru Virus Corona?

Thomas Oxley, seorang ahli saraf intervensi, di Rumah Sakit Mont Sinai Beth Israel, Manhattan, AS, menemukan lelaki berusia 30 hingga 40 tahunan yang terinfeksi virus corona baru, dapat secara tiba-tiba terkena stroke. Meski mereka tidak memiliki riwayat penyakit kronis atau dalam perawatan medis apapun sebelumnya.

Laporan stroke pada kaum muda dan tengah baya ternyata tidak hanya terjadi di Rumah Sakit Mont Sinai saja, tetapi juga di rumah sakit lain. Ini adalah komplikasi baru yang berkembang dari infeksi Covid-19.

Sampai saat ini, hanya ada sedikit data tentang keterkaitan stroke dan Covid-19.

Satu laporan dari Wuhan, China, menunjukkan beberapa pasien yang dirawat di rumah sakit mengalami stroke, tetapi banyak dari mereka yang sakit parah dan lanjut usia.

Sekarang tiga pusat medis besar AS sedang bersiap mempublikasikan data tentang fenomena stroke untuk pertama kalinya. Jumlahnya kecil, hanya beberapa lusin per lokasi, tetapi temuan ini memberikan wawasan baru tentang pengaruh virus corona terhadap tubuh.

Ilustrasi stroke. (shutterstock)
Ilustrasi stroke. (shutterstock)

Dilansir The Seattle Times, analisis menunjukkan pasien virus corona sebagian besar mengalami jenis stroke paling mematikan, dikenal sebagai oklusi pembuluh besar (LVO).

Stroke akut ini dapat mematikan sebagian besar otak yang bertanggung jawab untuk pergerakan, ucapan, dan pengambil keputusan dalam waktu bersamaan, sebab saraf-saraf tersebut berada di arteri utama yang memasok darah.

Banyak peneliti menduga stroke pada pasien Covid-19 merupakan dampak langsung dari masalah darah yang menghasilkan gumpalan di seluruh tubuh beberapa orang.

Baca Juga: Lansia Bisa Mengalami Gejala Covid-19 yang Berbeda, Mirip Tanda Stroke

Gumpalan yang terbentuk di dinding pembuluh menjalar ke atas, sehingga yang dimulai di betis mungkin bermigrasi ke paru-paru, menyebabkan penyumbatan yang disebut emboli paru, penyebab kematian pada pasien Covid-19.

Apabila gumpalan di dalam atau di dekat jantung, mungkin akan menyebabkan serangan jantung, penyebab kematian umum lainnya.

Apapun itu, gumpalan kemungkinan akan masuk ke otak, mengarah ke stroke.

Robert Stevens, seorang dokter perawatan kritis di Rumah Sakit Johns Hopkins di Baltimore, menyebut stroke merupakan salah satu manifestasi paling dramatis dari masalah pembekuan darah.

"Kami juga merawat pasien berusia 30 tahunan dengan stroke dan Covid-19, dan ini sangat mengejutkan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI