Berkaca dari Pandemi Flu Spanyol, Covid-19 bisa Bertahan Hingga 2 Tahun

Angga Roni Priambodo, Rosiana Chozanah

Sabtu, 02 Mei 2020 | 10:51 WIB
Berkaca dari Pandemi Flu Spanyol, Covid-19 bisa Bertahan Hingga 2 Tahun
Ilustrasi Virus Corona. [Pixabay/Mohamed Hassan]

Suara.com - Peneliti dari University of Minnesota mengatakan dalam sebuah studi baru mereka, apabila mengikuti pola yang ditetapkan flu Spanyol pada 1918 silam, pandemi Covid-19 kemungkinan akan bertahan hingga dua tahun dan akan ada gelombang kedua yang lebih buruk.

"Negara, wilayah, dan otoritas kesehatan harus merencanakan skenario terburuk. Termasuk tidak adanya vaksin atau herd immunity," tulis laporan dari Pusat Penelitian dan Kebijakan Penyakit universitas.

Menurut mereka, pemerintah juga harus memperingatkan konsep bahwa pandemi ini tidak akan segera berakhir dan masyarakat perlu bersiap untuk kebangkitan penyakit selanjutnya.

Dilansir USA Today, studi ini dipimpin oleh Dr. Kristine A. Moore, direktur medis di pusat University of Minnesota, sekaligus pakar pandemi dari Harvard dan univeritas Tulane.

Skenario kasus terburuk, dengan munculnya wabah secara besar-besaran pada akhir tahun, adalah salah satu dari tiga skenario yang tertuang dalam laporan.

Ilustrasi corona dan peta Indonesia
Ilustrasi corona dan peta Indonesia (Shutterstock)

Kemungkinan kedua, menurut peneliti, menunjukkan wabah virus corona dapat diikuti oleh serangkaian gelombang kecil pada 2021.

Dan skenario ketiga, yang tidak terlihat dalam pandemi sebelumnya, akan adanya penularan virus tanpa pola yang jelas secara lambat.

"Virus itu membuat komunitas global lengah, dan perjalanannya di masa depan masih sangat tidak terduga. Tidak ada bola kristal untuk memberi tahu kita apa yang akan terjadi di masa depa dan apa 'permainan akhir' untuk mengendalikan pandemi ini nantinya."

Peneliti juga menekankan, vaksin Covid-19 kemungkinan tidak akan tersedia sampai tahun depan. Dan, seperempat dari mereka yang terinfeksi mungkin tidak memiliki gejala, dan yang lain menyebarkan penyakit selama berhari-hari sebelum merasa sakit, pandemi influenza bersejarah dapat menjadi model terbaik.

baca juga
Ilustrasi Covid-19. (Pexels)
Ilustrasi Covid-19. (Pexels)

Karena manusia tidak memiliki kekebalan alami dan virusnya sangat menular, hingga 70% dari populasi mungkin harus mengembangkan kekebalan sebelum penyebaran Covid-19 berkurang secara alami.

Artinya, pandemi kemungkinan akan bertahan 18 hingga 24 bulan dan virus akan tetap endemik sesudahnya.

"Banyak kebingungan, secara umum, didasarkan pada kesalahpahaman bahwa jika Anda mengendalikan epidemi sekali, maka Anda sudah selesai. Tidak ada alasan untuk memikirkan itu," kata ahli epidemiologi Harvard, Marc Lipstich.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi Virus Corona Covid-19 Bikin Para Anti Vaksin Berubah Pikiran

Pandemi Virus Corona Covid-19 Bikin Para Anti Vaksin Berubah Pikiran

Health | Sabtu, 02 Mei 2020 | 09:40 WIB

Stres Akibat Pandemi Corona? Begini Cara Mengatasinya

Stres Akibat Pandemi Corona? Begini Cara Mengatasinya

News | Jum'at, 01 Mei 2020 | 17:39 WIB

Sedih, Tekanan Mental Bikin Tenaga Medis Jadi 'Korban Kedua' Pandemi Corona

Sedih, Tekanan Mental Bikin Tenaga Medis Jadi 'Korban Kedua' Pandemi Corona

Health | Jum'at, 01 Mei 2020 | 13:35 WIB

Terkini

Tragedi Berdarah di Pringsewu: Anak Tebas Ayah Kandung Pakai Golok, Pelaku Dievakuasi ke RSJ

Tragedi Berdarah di Pringsewu: Anak Tebas Ayah Kandung Pakai Golok, Pelaku Dievakuasi ke RSJ

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 15:04 WIB

Soroti Rekam Jejak Terkait Israel, PKS Desak Pramono Tinjau Ulang Konser Andrea Bocelli di Jakarta

Soroti Rekam Jejak Terkait Israel, PKS Desak Pramono Tinjau Ulang Konser Andrea Bocelli di Jakarta

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:03 WIB

Negara Minta Inovasi, tetapi Pelaku Agribisnis Justru Dipersulit

Negara Minta Inovasi, tetapi Pelaku Agribisnis Justru Dipersulit

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:00 WIB

Perjalanan Raffi Ahmad: Dari Figuran, Digerebek Pesta Narkoba, hingga Masuk Istana

Perjalanan Raffi Ahmad: Dari Figuran, Digerebek Pesta Narkoba, hingga Masuk Istana

Entertainment | Minggu, 01 November 2026 | 15:00 WIB

AKBP Netty Siagian Mundur dari Polri: Menyakitkan Bertahan dalam Tatanan Tak Lagi Sejalan

AKBP Netty Siagian Mundur dari Polri: Menyakitkan Bertahan dalam Tatanan Tak Lagi Sejalan

Batam | Minggu, 01 November 2026 | 14:50 WIB

3 Sunscreen Moisturizer untuk Usia 50-an, Lindungi Kulit Sekaligus Bantu Melembapkan

3 Sunscreen Moisturizer untuk Usia 50-an, Lindungi Kulit Sekaligus Bantu Melembapkan

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 14:50 WIB

Simulasi IHSG Tanpa Saham HSC, Apakah Bursa Bakal Menguat?

Simulasi IHSG Tanpa Saham HSC, Apakah Bursa Bakal Menguat?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 14:49 WIB

Cara Mengusir Laron Tanpa Mematikan Lampu, Dijamin Ampuh

Cara Mengusir Laron Tanpa Mematikan Lampu, Dijamin Ampuh

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 14:36 WIB

Ulasan Cerpen Lotre dalam Buku Lotre dan Cerita-Cerita Lainnya

Ulasan Cerpen Lotre dalam Buku Lotre dan Cerita-Cerita Lainnya

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 14:30 WIB

4 Rekomendasi HP Rp2 Jutaan RAM 8 GB, Dilengkapi Kamera 108 MP dan Layar 120 Hz

4 Rekomendasi HP Rp2 Jutaan RAM 8 GB, Dilengkapi Kamera 108 MP dan Layar 120 Hz

Tekno | Minggu, 01 November 2026 | 14:23 WIB

×