Gejala Serangan Jantung Bisa Ditandai Mulut Asam hingga Rahang Sakit

Angga Roni Priambodo | Fita Nofiana | Suara.com

Sabtu, 02 Mei 2020 | 14:08 WIB
Gejala Serangan Jantung Bisa Ditandai Mulut Asam hingga Rahang Sakit
Ilustrasi serangan jantung, dada sesak, nyeri dada. (Shutterstock)

Suara.com - Serangan jantung yang datang tiba-tiba menjadi penyakit yang sulit diantisipasi. Padahal, sebelum menyetang ternyata mulut Anda mengirimkan sinyal tertentu.

Melansir dari Express, serangan jantung terjadi ketika suplai darah ke jantung tiba-tiba tersumbat, biasanya oleh penumpukan jenis lemak yang disebut kolesterol.

Ketika pembuluh darah utama yang memasok jantung tersumbat oleh deposit kolesterol, maka akan menghasilkan penyakit jantung, penyebab utama serangan jantung.

Gejala peringatan serangan jantung dapat meliputi nyeri dada, nyeri bahu atau bahkan berkeringat. Jika Anda merasakan hal tersebut di mulut, itu juga bisa menjadi pertanda.

Jika seseorang memperhatikan rasa yang tidak biasa di mulutnya, sering digambarkan sebagai asam di mulut, itu bisa menjadi tanda peringatan.

Penyakit gusi atau periodontitis dapat menyebabkan penyakit jantung, karena penumpukan bakteri jahat di mulut dapat memasuki aliran darah.

Gejala penyakit gusi lainnya termasuk bau mulut, gigi rontok, atau gusi yang meradang.

“Jantung, begitu integral dengan kehidupan. Itu berada di sangkar pelindung di dada, melakukan pekerjaannya tanpa ada tanda," kata Profesor Adam Taylor dari Universitas Lancaster.

Ilustrasi dada berdebar, serangan jantung. (Shutterstock)
Ilustrasi dada berdebar, serangan jantung. (Shutterstock)

"Bakteri jahat dapat memasuki aliran darah dari mulut dan menyebabkan peradangan di pembuluh darah, yang dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular," tambahnya.

Mengalami rasa sakit di rahang adalah tanda lain dari serangan jantung.

"Serangan jantung, bahkan dapat terjadi dengan gejala rasa sakit di rahang atau punggung," kata Profesor David Newby dar Universitas Edinburgh.

"Jika tidak kunjung membaik, segera hubungi petugas medis dan panggil ambulans," tambahnya.

Sementara itu, ahli menekankan bahwa gejala serangan jantung lebih bervariasi pada perempuan daripada laki-laki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Gejala Baru, Ini Enam Jenis Ruam Kulit Paling Umum Pasien Covid-19

Jadi Gejala Baru, Ini Enam Jenis Ruam Kulit Paling Umum Pasien Covid-19

Health | Jum'at, 01 Mei 2020 | 19:05 WIB

Dermatologis Ungkap 5 Masalah Kulit sebagai Gejala Covid-19, Apa Saja?

Dermatologis Ungkap 5 Masalah Kulit sebagai Gejala Covid-19, Apa Saja?

Health | Jum'at, 01 Mei 2020 | 14:10 WIB

Awas! Tiga Kebiasaan Tidur ini Tingkatkan Risiko Serangan Jantung

Awas! Tiga Kebiasaan Tidur ini Tingkatkan Risiko Serangan Jantung

Health | Jum'at, 01 Mei 2020 | 20:10 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB