Alhamdulillah, Angka Kematian Akibat Corona Covid-19 di Indonesia Menurun

Ririn Indriani | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Minggu, 03 Mei 2020 | 05:41 WIB
Alhamdulillah, Angka Kematian Akibat Corona Covid-19 di Indonesia Menurun
Ilustrasi virus corona (coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Alhamdulillah, Angka Kematian Akibat Corona Covid-19 di Indonesia Menurun.

Seiring dengan adanya tes corona atau Covid-19 di Indonesia, kini pemerintah bisa cepat mendeteksi banyak kasus positif Corona Covid-19 di masyarakat.

Buktinya, per Sabtu (2/5/2020) sudah terdeteksi sebanyak 10.843 kasus positif. Itu artinya istilah 'gunung es' kini mulai mencair dan terungkap berapa banyak sebenarnya kasus positif Corona Covid-19 di masyarakat.

Semakin banyaknya kasus infeksi Corona Covid-19 yang terungkap, maka berpengaruh juga terhadap tingkat kesembuhan dan tingkat kematian (fatality rate) akibat Covid-19 di Indonesia.

Dibanding beberapa minggu sebelumnya pasien yang sembuh cenderung lebih sedikit dibanding yang meninggal. Berbeda dengan beberapa hari belakangan, angka kesembuhan justru selalu lebih tinggi dibanding pasien yang meninggal dunia.

Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan hingga Sabtu (2/5/2020) kasus kematian bertambah 31 orang, sehingga total korban meninggal di Indonesia ada sebanyak 831 orang.

Gejala dan pencegahan Virus Corona (Coronavirus) Covid-19.
Gejala dan pencegahan Virus Corona (Coronavirus) Covid-19.

Jika dipresentasekan tingkat kematian, dengan menghitung total kematian (831) dibagi jumlah kasus (10.843l) dikalikan 100 persen, maka kata Yurianto, persentase kematian Indonesia sebesar 7,6 persen. "Persentase kematian ini cenderung menurun dari sebelumnya," imbuhnya.

Diharapkan ke depannya angka kesembuhan terus meningkat, mengingat beberapa waktu lalu Indonesia disebut sebagai negara dengan rasio kematian akibat Covid-19 tertinggi di dunia, yaitu 8,2 persen.

Pada 18 Maret 2020 kasus Covid-19 di Indonesia baru ditemukan 227 kasus, tapi yang meninggal sudah ada 19 orang.

Saat itu persentase kematian Indonesia mengalahkan Italia yang memiliki persentase kematian 7,9 persen, di mana total kasus positif Italia mencapai 31.506 orang, dan 2.503 orang di antaranya meninggal dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bayi Prematur Usia Tiga Minggu Terjangkit Corona, Ini Kisah Kesembuhannya

Bayi Prematur Usia Tiga Minggu Terjangkit Corona, Ini Kisah Kesembuhannya

News | Minggu, 03 Mei 2020 | 03:00 WIB

Laboratorium Wuhan Dituding Sebarkan Virus, Pekerjanya Angkat Bicara

Laboratorium Wuhan Dituding Sebarkan Virus, Pekerjanya Angkat Bicara

Health | Minggu, 03 Mei 2020 | 03:25 WIB

Kabar Baik, Antibodi Llama atau Ilamas Berpotensi Obati Pasien Covid-19

Kabar Baik, Antibodi Llama atau Ilamas Berpotensi Obati Pasien Covid-19

Health | Sabtu, 02 Mei 2020 | 05:42 WIB

Terkini

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB