Cegah Dampak Perceraian pada Kesehatan Mental Anak, Lakukan 5 Hal Berikut!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 05 Mei 2020 | 16:00 WIB
Cegah Dampak Perceraian pada Kesehatan Mental Anak, Lakukan 5 Hal Berikut!
Joon Yeong, anak pemeran utama yang menderita kleptomania (Instagram/@theworldofthemarried)

Suara.com - Tokoh Lee Joon-yeong dalam drama Korea The World of The Married yang diperankan oleh Jeon Jin-seo, menjadi salah satu karakter yang menarik perhatian penonton.

Tokoh Lee Joon-yeong ini berperan sebagai anak laki-laki dari pemeran utama. Ia juga digambarkan memiliki gangguan perilaku kleptomania yang berhubungan dengan perceraian kedua orangtuanya.

Ia memiliki gangguan perilaku itu karena perpisahan kedua orangtuanya akibat perselingkuhan. Bahkan tokoh Lee Joon-yeong juga memiliki karakter emosional dan labil yang seolah menggambarkan kehancuran keluarganya.

Penggambaran karakter dan perilaku seorang anak yang tumbuh di tengah perceraian kedua orangtuanya ini tentu menjadi perhatian. Hal ini seolah mengingatkan bahwa anak adalah sosok yang akan mengalami dampak luar biasa dari perceraian.

Sebuah penelitian dilansir dari Verywellfamily.com, anak-anak adalah orang yang paling berjuang keras selama satu atau dua tahun pertama setelah perceraian kedua orangtuanya.

Anak-anak cenderung mengalami kesusahan, kemarahan, kecemasan dan ketidakpercayaan. Tetapi dilansir dari Psycom.net, orangtua bisa mencegah dampak perceraian pada kesehatan mental anak melalui beberapa cara.

The World of the Married [imdb]
The World of the Married [imdb]

1. Komunikasi

Jika memungkinkan, jangan memberi tahu anak tentang perceraian Anda. Kedua orangtua juga tetap harus hadir untuk mendampingi dan mempersiapkan transisi anak di masa mendatang.

2. Jangan menempatkannya di tengah permasalahan rumah tangga

baca juga

Cobalah untuk tidak bergantung pada anak jika membutuhkan dukungan emosional selama perceraian. Anda bisa memperoleh kekuatan cinta dari anak, tapi Anda perlu mengunjungi teman, keluarga atau bimbingan profesional jika membutuhkan dukungan.

Pastikan Anda tidak pernah mengeluh tentang mantan suami di depan anak-anak. Jangan pula jadikan anak-anak sebagai alat komunikasi atau perantara antar mantan.

3. Akui perasaan sedih

Meskipun Anda tidak boleh mengeluh atau menunjukkan keterpurukan di depan anak. Tapi, Anda tetap harus mengakui bahwa perceraian adalah hal yang menyedihkan, membuat frustasi dan terkadang membingungkan.

4. Cegah stres

Walaupun penting untuk mengakui bahwa perceraian itu menyedihkan dan sulit, pastikan anak-anak tidak pernah mendengar keluhan apapun berkaitan dengan perceraian. Karena, mereka bisa menyerap kecemasan dan ketakutan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hindari Pandemi Perceraian Selama Wabah Corona, Ini yang Bisa Anda Lakukan!

Hindari Pandemi Perceraian Selama Wabah Corona, Ini yang Bisa Anda Lakukan!

Lifestyle | Senin, 04 Mei 2020 | 19:50 WIB

Once Again, Drakor yang Saingi Popularitas The World of the Married

Once Again, Drakor yang Saingi Popularitas The World of the Married

Entertainment | Senin, 04 Mei 2020 | 16:17 WIB

The World of the Married Ceritakan Anak Kleptomania, Kenali Cirinya!

The World of the Married Ceritakan Anak Kleptomania, Kenali Cirinya!

Health | Senin, 04 Mei 2020 | 08:59 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×