Dikaitkan Covid-19, 15 Anak di AS Mengalami Gejala Mirip Sindrom Kawasaki

Silfa Humairah Utami | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 05 Mei 2020 | 19:46 WIB
Dikaitkan Covid-19, 15 Anak di AS Mengalami Gejala Mirip Sindrom Kawasaki
Ilustrasi anak sakit [Shutterstock]

Suara.com - Lima belas anak di New York City telah dirawat di rumah sakit dengan gejala sindrom inflamasi multi-sistem yang mungkin terkait dengan virus corona. Hal tersbeut dinyatakan oleh Departemen Kesehatan Kota New York pada hari Senin (4/5/2020).

Dilansir dari CNN, para pasien berusia usia 2 hingga 15 tahun, dirawat di rumah sakit dari 17 April hingga 1 Mei.

Beberapa anak diuji positif untuk Covid-19 atau memiliki tes antibodi positif.

Gejalanya mirip dengan Penyakit Kawasaki

Beberapa pasien mengalami demam terus-menerus dengan gejala mirip dengan penyakit Kawasaki atau fitur sindrom syok toksik.

Penyakit Kawasaki menyebabkan peradangan di dinding arteri dan dapat membatasi aliran darah ke jantung. Biasanya dapat diobati dan sebagian besar anak sembuh tanpa masalah serius. Tetapi penyakit ini bisa tetap mematikan.

Setidaknya lima anak memerlukan ventilator dan lebih dari separuh pasien memerlukan dukungan tekanan darah. Sejauh ini, tidak ada kematian yang dilaporkan di antara pasien anak di New York.

Ilustrasi Anak Pakai Hand Sanitizer. (Shutterstock)
Ilustrasi Anak Pakai Hand Sanitizer. (Shutterstock)

Sebuah tim di Rumah Sakit Anak Stanford di California telah melaporkan kasus dengan gejala serupa.

Spesialis anak di Inggris baru-baru ini memperingatkan bahwa sejumlah kecil anak-anak menjadi sakit dengan sindrom langka yang dapat dikaitkan dengan virus corona.

Pediatric Intensive Care Society UK (PICS) juga memperingatkan tentang kenaikan kecil dalam jumlah kasus anak-anak yang mengalam masakritis akibat Covid-19.

Gejala anak-anak muncul tumpang tindih antara sindrom syok toksik dan penyakit Kawasaki atipikal dengan parameter darah. Kasus serupa juga telah dilaporkan di Italia dan Spanyol.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi Corona Bikin Satwa-satwa di TMII Kekurangan Stok Pakan

Pandemi Corona Bikin Satwa-satwa di TMII Kekurangan Stok Pakan

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 18:51 WIB

Kisah Ayah Angkat Asuh dan Ajari 10 Anak Korea Utara selama Lockdown

Kisah Ayah Angkat Asuh dan Ajari 10 Anak Korea Utara selama Lockdown

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 18:50 WIB

Ada Tiga Penumpang Terpapar Corona, KRL Dipastikan Tetap Beroperasi

Ada Tiga Penumpang Terpapar Corona, KRL Dipastikan Tetap Beroperasi

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 18:47 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB