Psikiater Ungkap Rumus Untuk Bisa Bahagia, Apa Itu?

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 07 Mei 2020 | 13:05 WIB
Psikiater Ungkap Rumus Untuk Bisa Bahagia, Apa Itu?
Ilustrasi bahagia (shutterstock)

Suara.com - Psikiater Ungkap Rumus Untuk Bisa Bahagia, Apa Itu?

Memiliki harapan yang besar terhadap sesuatu memang wajar. Namun terkadang hal itu terbentur dengan realitas yang ternyata tak sesuai harapan.

Sementara setiap orang pasti ingin bahagia. Tapi rasa bahagia itu bisa sulit dirasakan jika harapan selalu lebih besar dari realita.

"Kita menjadi menderita karena memaksakan sesuatu realita seperti maunya kita. Padahal rumus bahagia itu realita dikurangi harapan." kata psikiater dari RS Siloam Bogor dr Jiemi Ardian saat siaran langsung Instagram bersama PDSKJI Indonesia, Rabu (6/5/2020).

Ilustrasi bahagia. (shutterstock)

"Artinya kalau harapan kita besar, 'aku mau Covid besok selesai', padahal realitanya kecil, 'Covid-19 masih lama selesainya', kita jadi gak bahagia."

Tapi jika kondisi dibalik, yakni harapan tidak terlalu besar terhadap realitas, diri akan lebih mudah merasa bahagia.

"Misalnya, realitanya kita dapat uang Rp5 ribu, karena kita enggak ada harapan dapat Rp5 ribu yang kamu dapat dari kantong celana yang mau dicuci, rasanya jadi bahagia. Karena harapannya engga, tapi realitanya ada," jelas Jiemi.

Menurutnya, perasaan bahagia bukan tentang realita yang terjadi. Tetapi tentang harapan yang kita ciptakan. Sebab realita tidak bisa kendalikan, hanya bisa diusahakan. Sementara harapan lah yang bisa dikendalikan.

"Resep bahagianya adalah turunin harapannya. 'Aku berharap besok covid selesai', gak bisa. Berharaplah lebih realistis. Mungkin akhir tahun kita bisa lebih baik ekonominya, bisa beraktivitas lebih normal. Jadi manage ekspektasi," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Data Psikiater: 1.522 Orang Indonesia Depresi Akibat Corona

Data Psikiater: 1.522 Orang Indonesia Depresi Akibat Corona

News | Jum'at, 01 Mei 2020 | 12:52 WIB

Psikiater: Dalam Situasi Pandemi, Cemas dan Marah Itu Hal Wajar

Psikiater: Dalam Situasi Pandemi, Cemas dan Marah Itu Hal Wajar

Lifestyle | Senin, 13 April 2020 | 12:30 WIB

Kesehatan Jiwa Bukan Tentang Rasa Bahagia

Kesehatan Jiwa Bukan Tentang Rasa Bahagia

Health | Senin, 13 April 2020 | 05:45 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB