Sembuh dari Covid-19, Boris Johnson Jalani Program Penurunan Berat Badan

Vania Rossa | Suara.com

Jum'at, 15 Mei 2020 | 18:30 WIB
Sembuh dari Covid-19, Boris Johnson Jalani Program Penurunan Berat Badan
Perdana Menteri Boris Johnson [Instagram: @borisjohnsonuk].

Suara.com - Boris Johnson bertekad untuk menjalankan program penurunan berat badan. Ia yakin bahwa kelebihan berat badan yang dialaminya membuat gejala Covid-19 yang dideritanya beberapa waktu lalu menjadi lebih buruk hingga membuatnya harus dirawat di ICU.

Bobotnya sendiri adalah 111 kg sebelum ia masuk ke rumah sakit. Dengan tinggi badan 175 cm, Johnson memiliki BMI 36. BMI di atas 30 berarti seseorang mengalami obesitas.

Perdana Menteri bertekad untuk menggunakan momen pandemi ini untuk membuat orang menjadi lebih sehat dan ia 'terobsesi' membuat orang bersepeda untuk pergi bekerja. Mengutip dari The Sun, Johnson sendiri sudah sering terlihat bersepeda dan jogging di area London untuk program penurunan berat badannya sejak ia keluar dari rumah sakit beberapa waktu lalu.

Sementara itu, mengutip Daily Mail, sebuah studi di Glasgow beberapa waktu lalu memang menemukan bahwa obesitas dapat menggandakan risiko seseorang dengan Covid-19 untuk dirawat di rumah sakit.

Penelitian Universitas Oxford juga telah menemukan mereka yang gemuk berisiko tiga kali lipat meninggal karena virus corona.

Berita itu muncul setelah angka resmi mengungkapkan satu dari empat kematian akibat Covid-19 di Inggris merupakan pasien diabetes - suatu kondisi yang sering dikaitkan dengan obesitas.

Dari 22.332 pasien yang meninggal sejak 31 Maret, ketika kematian pertama dilaporkan, sekitar 5.873 (26 persen) pasien menderita diabetes.

Kadar gula darah yang tinggi dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh pasien, membuatnya lebih lambat untuk merespon virus seperti virus corona.

Ini juga terkait erat dengan obesitas, yang telah diakui sebagai faktor risiko potensial untuk menderita komplikasi Covid-19 yang parah.

Dr. Hajira Dambha-Miller, seorang dokter umum dan spesialis diabetes, mengatakan dia tidak terkejut dengan data tersebut.

Dia mengatakan bahwa orang dengan diabetes lebih rentan terhadap infeksi, bahkan jika kita tidak berada di tengah pandemi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keluyuran di Taman saat Inggris Lockdown, Boris Johnson Dapat Acungan Jari

Keluyuran di Taman saat Inggris Lockdown, Boris Johnson Dapat Acungan Jari

News | Minggu, 10 Mei 2020 | 14:24 WIB

Orang Obesitas Rentan Terinfeksi Covid-19, Tapi Ahli Tak Sarankan Diet

Orang Obesitas Rentan Terinfeksi Covid-19, Tapi Ahli Tak Sarankan Diet

Health | Rabu, 06 Mei 2020 | 07:38 WIB

Terungkap, Inggris Susun Rencana Darurat Jika PM Johnson Wafat Imbas Corona

Terungkap, Inggris Susun Rencana Darurat Jika PM Johnson Wafat Imbas Corona

News | Minggu, 03 Mei 2020 | 15:51 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB