Terungkap, Inggris Susun Rencana Darurat Jika PM Johnson Wafat Imbas Corona

Bangun Santoso

Minggu, 03 Mei 2020 | 15:51 WIB
Terungkap, Inggris Susun Rencana Darurat Jika PM Johnson Wafat Imbas Corona
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson.(kolase foto AFP & instagram @borisjohnsonuk)

Suara.com - Pemerintah Inggris sempat menyusun rencana penanggulangan situasi darurat apabila Perdana Menteri Boris Johnson wafat, mengingat kondisi kesehatannya menurun saat ia terserang COVID-19 bulan lalu, demikian diceritakan PM Johnson kepada koran The Sun.

Johnson sudah kembali bekerja pada Senin atau satu bulan setelah ia dinyatakan positif tertular COVID-19.

Perdana menteri berusia 55 tahun itu menjalani isolasi diri selama 10 hari di kediaman resminya di Downing Street pada akhir Maret. Namun, ia dipindahkan ke rumah sakit St Thomas' Hospital, London, untuk mendapatkan bantuan oksigen.

Di rumah sakit itu, ia diopname selama tiga hari di unit perawatan intensif.

"Mereka (Pemerintah Inggris, red) memiliki strategi untuk menghadapi skenario seperti kematian Stalin (salah satu pimpinan Uni Soviet, red)," kata Johnson, sebagaimana dikutip The Sun. "Saat itu cukup sulit, saya tidak akan menyangkalnya," ujar dia.

Setelah Johnson diperbolehkan pulang, pihak RS St Thomas' mengaku senang telah merawat seorang perdana menteri. Akan tetapi, rumah sakit tidak memberi keterangan tambahan mengenai kondisi kesehatannya selain mengumumkan bahwa PM Inggris itu sempat dirawat di unit perawatan intensif.

Johnson dan tunangannya, Carrie Symonds, pada Sabtu (2/5) mengumumkan nama anak laki-lakinya yang baru lahir, Wilfred Lawrie Nicholas. Salah satu bagian dari nama itu diambil dari nama dokter sebagai wujud penghormatan karena telah menyelamatkan nyawa Johnson saat masa kritis.

"Para dokter menyiapkan sejumlah langkah yang harus dilakukan jika situasinya memburuk," kata Johnson menceritakan momen ia dirawat di rumah sakit. "Indikator tes darah terus menunjuk arah yang tidak bagus," tambah dia.

Ia mengatakan sejumlah dokter yang merawatnya sempat membahas kemungkinan pemasangan alat bantu pernapasan invasif (invasive ventilation).

baca juga

"Momen sulit itu datang saat mereka ragu untuk memasang alat bantu pernapasan ke tubuh saya. Kemungkinannya 50-50," terang Johnson. "Saat itu mereka mulai membuat keputusan berdasarkan fakta-fakta yang ada," tambah dia.

Sumber: Antara/Reuters

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lima Pasangan Artis Beda Agama, Kekasih Perdana Menteri Inggris Melahirkan

Lima Pasangan Artis Beda Agama, Kekasih Perdana Menteri Inggris Melahirkan

Lifestyle | Kamis, 30 April 2020 | 20:30 WIB

Anak PM Inggris Boris Johnson Lahir di Tengah Pandemi Covid-19

Anak PM Inggris Boris Johnson Lahir di Tengah Pandemi Covid-19

Lifestyle | Kamis, 30 April 2020 | 12:00 WIB

Selingkuh Hingga Hamil, Ini 4 Fakta Carrie Symonds Kekasih PM Inggris

Selingkuh Hingga Hamil, Ini 4 Fakta Carrie Symonds Kekasih PM Inggris

Lifestyle | Kamis, 30 April 2020 | 10:19 WIB

Selamat! PM Inggris Boris Johnson Jadi Ayah di Tengah Pandemi COVID-19

Selamat! PM Inggris Boris Johnson Jadi Ayah di Tengah Pandemi COVID-19

News | Rabu, 29 April 2020 | 16:58 WIB

PM Inggris Masih Enggan Mencabut Lockdown di Inggris

PM Inggris Masih Enggan Mencabut Lockdown di Inggris

News | Selasa, 28 April 2020 | 05:25 WIB

Sembuh dari COVID-19, PM Inggris Boris Johnson Didesak Longgarkan Lockdown

Sembuh dari COVID-19, PM Inggris Boris Johnson Didesak Longgarkan Lockdown

News | Senin, 27 April 2020 | 14:36 WIB

Sembuh dari Covid-19, PM Inggris Boris Johnson Kembali Bekerja

Sembuh dari Covid-19, PM Inggris Boris Johnson Kembali Bekerja

Health | Senin, 27 April 2020 | 14:22 WIB

Terkini

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:50 WIB

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:24 WIB

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

Jakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

×