Orangtua, Yuk Pelajari Gaya Penyerapan Informasi Pada Anak!

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Jum'at, 15 Mei 2020 | 18:50 WIB
Orangtua, Yuk Pelajari Gaya Penyerapan Informasi Pada Anak!
Anak sedang belajar. (Shutterstock)

Suara.com - Orangtua, Yuk Pelajari Gaya Penyerapan Informasi Pada Anak!

Setiap orang memiliki cara berbeda dalam menangkap informasi. Dalam Ilmu Komunikasi, setidaknya ada tiga tipe penyerapan informasi, yakni visual (gambar), auditori (suara), dan kinestetik (gerak). 

Tipe tersebut akan terbentuk sejak usia anak-anak. Oleh sebab itu, penting untuk orangtua mengetahui tipe penyerapan informasi yang dimiliki anak. 

Pemerhati Pendidikan Anak, Shahnaz Haque mengatakan, mengetahui tipe tersebut bukan hanya bermanfaat untuk masa belajar anak tetapi juga bisa diterapkan dalam menyampaikan kasih sayang atau apresiasi terhadap anak.

"Kalau anak visual, ciri khasnya kalau orangtua ngebilangin dia akan berani menatap mata. Bukan mau melawan, tapi dia memang harus melihat," kata Shahnaz dalam diskusi online Parent Fest Dancow, Jumat (15/5/2020). 

Cara menunjukan perasaan cinta kepada anak tipe visual, kata Shahnaz, bisa dengan memberikan surat cinta diam-diam pada anak. Bisa juga memberikan senyuman pujian setiap kali anak berhasil melakukan sesuatu.

Sedangkan tipe anak auditori tidak akan berani menatap mata orangtuanya saat diajak bicara. 

"Auditori ciri khasnya dia tidak mau melihat mata ke orangtua. Bukan dia tidak peduli tapi memberikan telinganya kepada sumber suara. Itu anak multitasking sebenarnya," ucap Shahnaz.

Sehingga pesan suara atau bunyi-bunyian apa pun pasti akan mudah diserap oleh anak tipe auditori daripada melihat wujud gambat atau bentuk. 

Pada anak tipe kinestetik, menurut Shahnaz, mereka tidak bisa hanya membaca atau mendengar dari orang lain terkait informasi juga pesan cinta yang disampaikan orangtuanya. 

"Mereka harus mengalami sendiri. Mungkin di sekolah anak tipe kinestetik bukan yang paling pintar karena ujian teori nilainya jelek. Tapi kalau praktik sempurna," katanya. 

Untuk menyampaikan pesan cinta pada anak tipe kinestetik, Shahnaz menyarakan, hanya butuh tepukan dibahunya. Ia mencontohkan, orangtua bisa menepuk pundak anak setiap pagi dengan menyampaikan kasih sayang. Tepukan harus dilakukan pada satu sisi yang sama agar terekam pada memori otak anak. 

"Lakukan itu seminggu aja. Nanti ketika kita melakukan tepukan lagi tapi tanpa mengatakan apa-apa, anak sudah paham bahwa orangtuanya menyampaikan pesan cintanya," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orangtua Harus Tahu, Bonding yang Baik Bisa Tingkatkan Imunitas Anak

Orangtua Harus Tahu, Bonding yang Baik Bisa Tingkatkan Imunitas Anak

Health | Jum'at, 15 Mei 2020 | 16:30 WIB

Habis Ratusan Juta untuk Oplas, Ibu Ini Sering Dikira Pacar Anaknya

Habis Ratusan Juta untuk Oplas, Ibu Ini Sering Dikira Pacar Anaknya

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2020 | 18:49 WIB

Kompak Abis, 6 Potret Kebersamaan Sahila Hisyam dengan Ibunya

Kompak Abis, 6 Potret Kebersamaan Sahila Hisyam dengan Ibunya

Entertainment | Kamis, 14 Mei 2020 | 12:05 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB