alexametrics

Usai Wabah Covid-19, Sekolah Mungkin Perlu Pertimbangkan Aturan Ini!

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Shevinna Putti Anggraeni
Usai Wabah Covid-19, Sekolah Mungkin Perlu Pertimbangkan Aturan Ini!
Ilustrasi sekolah. (Unsplash/Neonbrand)

Ilmuwan sedang mencari tahu barang-barang yang boleh dan tidak seharusnya dibawa anak-anak ketika sekolah setelah wabah virus corona Covid-19.

Suara.com - Kegiatan belajar mengajar di Inggris akan dibuka secepatnya pada awal Juni 2020. Para ilmuwan pun sedang mencari tahu barang-barang yang boleh dibawa anak-anak ke ruang kelas.

Wakil Kepala Staf Medis Inggris, dilansir oleh Daily Star, mengatakan, anak-anak mungkin tidak diperbolehkan membawa kotak pensil ke sekolah. Namun, kotak makan siang masih diperbolehkan untuk dibawa.

Dr Harries mengatakan, prinsip dasar kesehatan masyarakat adalah ingin menjaga semuanya sebersih mungkin.

Pihak sekolah perlu memastikan titik-titik yang sering disentuh anak selalu bersih, seperti pegangan pintu.

Baca Juga: Gawat! 2 Anak Positif Corona di Joyotakan Dititip ke Banyak Orang

"Saya pikir lingkungan di sekitar anak-anak adalah hal-hal yang perlu dikontrol dengan cukup baik, termasuk kotak pensil dan hal-hal lain yang sering digunakan selama sekolah," kata Harries.

Ilustrasi sekolah. (Unsplash/Jerry Wang)
Ilustrasi sekolah. (Unsplash/Jerry Wang)

Sementara itu, kotak makan diperbolehkan karena sifatnya cukup pribadi dan demi kebutuhan makan siang anak ketika sekolah. Anak-anak juga bisa dikondisikan berjarak 2 meter ketika makan siang.

Dr Harries pun menyarakan pihak sekolah mengatur jarak meja makan antara satu anak dengan lainnya untuk mencegah kontak dekat.

"Duduk berhadap-hadapan dalam ruangan yang sangat kecil untuk waktu yang lama mungkin lebih berisiko tertular virus," kata Harries.

Meski begitu, menjaga kebersihan kotak makan dan kotak pensil sama pentingnya. Pihak sekolah perlu menekankan bahwa anak-anak harus mencuci tangannya sebelum dan sesudah makan.

Baca Juga: Isu Daging Oplosan, Ini Cara Bedakan Daging Sapi dan Babi Agar Tak Tertipu

Sementara itu, Sekretaris Pendidikan Gavin Williamson berpendapat, bila makin lama anak-anak tidak sekolah akibat wabah corona Covid-19, maka makin banyak anak yang akan ketinggalan ilmunya.

Komentar