Andien Aisyah Melahirkan dengan Cara Water Birth, Ini Manfaat dan Risikonya

Senin, 18 Mei 2020 | 04:25 WIB
Andien Aisyah Melahirkan dengan Cara Water Birth, Ini Manfaat dan Risikonya
Unggahan Andien bersama keluarganya [Instagram/@andienaisyah]

Suara.com - Andien Aisyah melahirkan anak keduanya, Anaku Tarisma Jingga alias Tabi, pada Jumat (1/5/2020). Andien melahirkan anak keduanya dengan metode persalinan water birth di rumah.

Sebelumnya, Andien Aisyah juga melahirkan anak pertamanya, Anaku Askara Biru alias Kawa, dengan cara serupa. Andien pun menceritakan proses persalinan anak keduanya yang berlangsung tiga jam.

"Singkat cerita, Tabi terlahir malam itu juga setelah melalui proses persalinan selama 3 jam. Pengin banget berbagi cerita, tapi penginnya cerita lengkap bangett.. Mulai dari kontraksi yang mendadak sampe buru-buru mompa kolam. Mulai dari tenun alor sampe anak kecil yang bawa gitar buat menyambut adeknya," tutur Andien melalui unggahan Instagram.

Water birth adalah proses melahirkan di dalam air yang bisa dilakukan dalam bak atau kolam. Saat ini metode persalinan water birth cukup populer di kalangan ibu hamil.

Dilansir oleh American Pregnancy, persalinan water birth atau di dalam air bisa membantu meringankan rasa sakit, tidak memerlukan anestesi, dan mempercepat persalinan.

Unggahan Andien saat melahirkan anak keduanya [Instagram/@andienaisyah]
Unggahan Andien saat melahirkan anak keduanya [Instagram/@andienaisyah]

Sebab, efek daya apung mengurangi berat tubuh yang memungkinkan gerakan bebas. Selain itu, daya apung juga meningkatkan kontraksi uterus yang lebih efisien dan sirkulasi darah lebih baik.

Karena itu, metode water birth ini menghasilkan oksigenasi yang lebih baik pada otot-otot rahim, lebih sedikit rasa sakit yang dirasakan ibu, dan lebih banyak oksigen untuk bayi.

Pada bayi, persalinan water birth juga membantu meringankan stres saat lahir, sehingga memberikan rasa aman. Selain itu, metode ini menyediakan lingkungan yang mirip dengan kantung ketuban.

Risiko water birth

Baca Juga: Mengenal Masokis yang Dialami NF dengan Kekasihnya, Bagaimana Mengatasinya?

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), pedoman untuk perawatan kehamilan dan persalinan di AS, mengatakan bahwa persalinan di dalam air mungkin memberikan beberapa manfaat. Namun, persalinan dalam air juga perlu mempertimbangkan risikonya.

Berikut beberapa risiko persalinan water birth seperti yang dilansir oleh webmd.com:

Ilustrasi bayi baru lahir (Pexels)
Ilustrasi bayi baru lahir (Pexels)

1. Ibu atau bayi bisa terkena infeksi
2. Tali pusar bisa patah sebelum bayi keluar dari air
3. Suhu tubuh bayi bisa terlalu tinggi atau terlalu rendah
4. Bayi bisa menelan air
5. Bayi bisa mengalami kejang atau tidak bisa bernapas

Sebenarnya, risiko persalinan water birth ini tergantung pada suhu air yang digunakan. Jika airnya terlalu panas, dehidrasi dan kepanasan bisa meningkatkan risiko pada ibu dan bayi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI